GenPI.co - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono mengaku dalam kondisi baik setelah sempat pingsan ketika menjadi inspektur upacara penghormatan dan pelepasan korban kecelakaan pesawat ATR jatuh pada Minggu (25/1).
Presiden Prabowo Subianto bahkan sempat menelepon untuk memastikan kondisi Menteri KKP.
“Terima kasih atas perhatian dan doa masyarakat semuanya terhadap saya. Wabilkhusus pak @presidenrepublikindonesia @prabowo yang menelpon langsung dan menanyakan kondisi saya hari ini,” tulis Trenggono melalui akun Instagram-nya @swtrenggono, dikutip Senin (26/1).
Trenggono menjelaskan kondisinya baik-baik saja setelah sempat tak sadarkan diri kemarin.
Dia mengungkapkan hanya mengalami kelelahan, sebagaimana hasil observasi dokternya.
Trenggono mengaku mengalami kelelahan fisik dan mental. Terlebih keluarga besar Kementerian KKP ditimpa musibah kecelakaan pesawat ATR jatuh.
“Walau tengah menjalankan tugas negara mendampingi Presiden di London (Inggris) dan Davos (Swiss), sebagai komandan di KKP saya selalu bersama pasukan baik suka dan duka, menjadi inspektur upacara bagi mereka yang berpulang adalah wujud pendampingan terakhir,” terang Trenggono, saat upacara kemarin.
Upacara ini adalah penghormatan dan pelepasan Alm. Ferry Irawan, Alm. Yoga Naufal, dan Alm. Capt. Andy Dahananto yang meninggal saat bertugas dalam musibah jatuhnya pesawat ATR di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Menteri KKP Trenggono jatuh tak sadarkan diri dalam prosesi penyerahan jenazah korban kecelakaan pesawat dari keluarga untuk negara.(*)
Simak video pilihan redaksi berikut ini:




