JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan foto jenazah maupun membuat asumsi liar terkait kematian selebgram Lula Lahfah.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto meminta publik untuk mengedepankan empati dan menghormati duka yang tengah dilalui keluarga almarhumah.
"Kami juga mengimbau untuk kita menjaga empati keluarga almarhum atas kejadian ini," ujar Budi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (25/1/2026).
Baca juga: Polisi Masih Tunggu Hasil Uji Lab Penyebab Kematian Lula Lahfah
Ia pun menegaskan bahwa masyarakat sebaiknya memberikan doa kepada almarhumah, bukan malah menyebarkan konten yang tidak dapat dijamin kebenarannya.
Menurut Budi, spekulasi tak berdasar yang beredar luas hingga memicu perdebatan di media sosial justru dapat melukai hati keluarga Lula.
"Empati atas duka cita yang terjadi, termasuk (jangan) menyebarkan foto almarhum serta asumsi yang kurang baik. Alangkah baiknya kita mendoakan agar almarhumah tenang di alam sana," ucap dia.
Baca juga: Foto Jenazah Lula Lahfah Tersebar, Psikiater Ingatkan Kematian Bukan Konten Digital
Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan penyebab kematian selebgram Lula Lahfah.
Hingga kini, penyidik gabungan masih terus mendalami kasus tersebut dengan memeriksa saksi-saksi dan barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP).
"Saat ini penyelidik dari Polsek Kebayoran Baru dan Satreskrim Polrestro Jaksel masih mendalami sebab kematian, pemeriksaan saksi-saksi serta analisis barang bukti yang ada," kata Budi.
Baca juga: Lula Lahfah yang Meninggal Dunia di Apartemen Jaksel...
Budi menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan luar yang dilakukan dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Lula.
Namun, kepolisian enggan berspekulasi mengenai penyebab kematian sebelum hasil uji laboratorium keluar.
"Secara umum keterangan dokter yang memeriksa luar jenazah tidak ada tanda kekerasan atau penganiayaan," ujar dia.
Mengingat tingginya atensi publik terhadap misteri penyebab kematian Lula Lahfah, Budi pun memastikan untuk segera mengungkap hasil uji laboratorium ke publik.
"Nanti setelah hasil uji laboratorium terhadap barang bukti dan lain-lain akan kami sampaikan ke publik," ucap Budi.
Sebelumnya, Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di Apartemen Essence, Jalan Dharmawangsa X, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/1/2026) sore lalu.


