jpnn.com, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan pasar-pasar di wilayah terdampak bencana banjir bandang Sumatera masih memerlukan perhatian.
Hal itu diutarakan Tito dalam Rapat Koordinasi Lintas K/L dan konferensi pers perihal progres penanganan bencana di Wilayah Sumatera, di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, pada Senin (26/1).
BACA JUGA: Mendagri Tito Karnavian Tegaskan Kawasan Longsor Cisarua KBB Tidak Layak Dihuni
Menurut Tito, sejumlah pasar tersebut memerlukan dukungan dari Kementerian Perdagangan dan Kementerian UMKM untuk bangkit kembali.
Tak hanya pasar, pedagang yang memiliki warung hingga restoran pun banyak yang saat ini membutuhkan bantuan.
BACA JUGA: Mendagri Tito Instruksikan Percepatan Renovasi Sekolah Terdampak Banjir di Pidie Jaya
“Ekonomi ada beberapa yang memang memerlukan atensi untuk di pasar-pasar. Inilah yang kami mengundang dari Kementerian Perdagangan, Kementerian UMKM,” kata Tito.
Tito pun meminta kepada Menteri UMKM Maman Abdurrahman dan Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti untuk menindaklanjuti hal tersebut.
BACA JUGA: Strategi Mendagri Tito Karnavian Mendapat Pujian
“Kalau restoran, warung, kafe, kita harapkan Kementerian UMKM karena banyak sekali kesulitan mereka,” ungkap dia.
Eks Kapolri itu mengungkapkan bahwa para pemilik warung bahkan harus berutang ke pihak bank untuk bisa memulai berdagang.
Pihak bank rata-rata memberikan pinjaman dengan tenor tiga bulan.
Namun, hingga kini pedagang masih belum bisa membayar.
“Nah, mereka bingung ini sudah hampir 3 bulan, bulan depan mereka bilang bagaimana kami harus bayar utang sedangkan warungnya belum juga buka gitu,” tuturnya. (mcr4/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Pengamat Menilai Sikap Terbuka Mendagri Tito Tunjukkan Kepedulian di Masa Bencana
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi



