jpnn.com, BANDUNG - Hari ketiga pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, kembali membuahkan hasil.
Ada 25 jenazah yang sudah dievakuasi, dan 17 di antaranya teridentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar.
BACA JUGA: Longsor Cisarua, BNPB: 17 Orang Meninggal Dunia
Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan, masih ada delapan jenazah yang masih dalam proses identifikasi.
"Dari 25 bodypack, informasi pagi ini. Tujuh belas sudah teridentifikasi dan sudah dikembalikan ke keluarga masing-masing, dan delapan bodypack masih identifikasi," kata Herman di Kantor Desa Pasirlangu, Senin (26/1/2026).
BACA JUGA: 25 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua Diserahkan kepada Tim DVI
Herman mengungkapkan, tiga alat berat sudah diterjunkan di area longsor untuk mempercepat proses pencarian.
"Tiga eksavator, kecil ya dari BPBD provinsi, dari Bina Marga Provinsi, dan BBWS, kalau kurang kami tambah lagi. Nanti Basarnas yang menentukan kebutuhan lapangan," tuturnya.
BACA JUGA: Kondisi Tanah Masih Lembek, Alat Besar Sulit Masuk Lokasi Longsor Cisarua KBB
Ia menambahkan, koordinasi lintas instansi terus dilakukan agar manajemen penanganan korban bencana maupun pencarian korban bisa dilakukan lebih efektif.
"Barusan kami melakukan sinkronisasi dari BNPB dari provinsi dan kabupaten agar manajemen penanganan bencananya bisa efektif, efesien, semua bidang bisa bekerja optimal," pungkasnya.
Bencana longsor terjadi di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu (24/1/2026) dini hari. Laporan sementara ada 30 rumah yang terkubur lumpur.
Dilaporkan pula, lebih dari 100 warga dilaporkan hilang dan diduga ikut terkubur material longsor. (mcr27/jpnn)
Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina




