Sembilan penyanyi, 18 gitaris, dan 15 seniman lukis akan melibatkan diri serta karya-karya mereka dalam kolaborasi menggalang donasi untuk penyintas bencana alam Sumatera.
Acara dikemas lewat Konser Amal Gitaris untuk Negeri yang bakal digelar dan ditayangkan langsung dari Studio 1 Kompas TV di Menara Kompas, Jakarta, Senin (26/1/2026).
Beberapa musisi lintas genre dan generasi akan terlibat, seperti Ian Antono, Dewa Bujana, Edi Kemput, Eet Sjahranie, Eross Candra, Ridho Hafiedz, Gugun Blues Shelter, Endah Widiastuti, Jubing Kristianto, Tohpati, Ramadhista Akbar, dan Stanly Bactian.
Sementara para penyanyi yang akan tampil antara lain Dira Sugandi, Ipang Lazuardi, Arda Hatna, Lea Simanjuntak, Nadhif Basalamah, Nyak Ina Raseuki, Uap Widya, Tantri Syalindri, dan Sandy Canester.
Acara kali ini terbagi dalam dua tahap penayangan. Sesi pertama secara digital langsung di kanal Youtube Kompas TV, yang juga akan direlay semua akun media sosial di lingkungan Kompas Gramedia. Acara off air ini berlangsung pada pukul 19.30-20.30 WIB.
Sementara sesi kedua akan tayang secara on air di Kompas TV pada pukul 20.30-21.30 WIB. Total 11 lagu akan dibawakan oleh para artis penampil di kedua babak acara.
Salah satu lagu, ”Ma Jo Ho Inang”, akan ditampilkan di sesi pertama tidak secara live streaming (rekaman). Lagu itu dinyanyikan Lea Simanjuntak dengan diiringi tiga musisi, yaitu Eet Sjahranie, Ezra Simanjuntak, dan Edi Kemput.
Sementara di sesi on air, 10 lagu bakal dibawakan, dengan tiga lagu di antaranya lagu daerah, yakni ”Bungong Jeumpa”, ”Kampuang Nan Jauh”, dan ”Tareek Pukat”. Beberapa nomor lain yang dibawakan adalah karya hit dari para musisi penampil sendiri.
Sepanjang acara live nanti, para penonton, baik tamu undangan di studio maupun yang menyaksikan dari rumah atau lokasi masing-masing, bisa berdonasi dengan memindai kode QR yang akan ditampilkan.
Dalam tayangan langsung, Kompas TV juga akan menampilkan laporan langsung dari lokasi bencana, seperti Aceh Tamiang dan Pidie Jaya. Di lokasi-lokasi itu, Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) akan mengalokasikan dana bantuan terhimpun berbentuk pembangunan kembali fasilitas-fasilitas pendidikan dan kesehatan.
Selain donasi dalam bentuk langsung, masyarakat juga bisa menyalurkan bantuan mereka dengan cara ikut membeli 15 lukisan karya para seniman lukis. Mereka menyumbangkan karya-karyanya untuk dilelang.
Hasil lelang dari ke-15 lukisan itu akan disumbangkan juga melalui DKK. Pelukis yang terlibat antara lain Ilham Khoiri, Saskia Gita Sakanti, Ariani, Asmo Adji, Kusdiani, Putu Fajar Arcana, Ika W Burhan, Laiqa Twins, Setiyoko Hadi, dan Wiwik Oratmangun.




