Sebuah jet pribadi terbakar dan jatuh saat lepas landas dari Bandara Internasional Bangor, negara bagian Maine, Amerika Serikat (AS), pada Minggu (25/1) malam. Pesawat tersebut membawa delapan orang, namun nasib dan identitas para penumpang belum diketahui.
Otoritas penerbangan AS, Federal Aviation Administration (FAA), mengatakan pesawat yang jatuh merupakan jet bermesin ganda Bombardier Challenger 600. Insiden terjadi sekitar pukul 19.45 waktu setempat.
“Pesawat Bombardier Challenger 600 jatuh saat proses lepas landas di Bandara Internasional Bangor pada Minggu malam, dan insiden ini akan kami selidiki,” kata FAA dalam pernyataannya, seperti dilansir Reuters.
Informasi rinci terkait kecelakaan masih terbatas. Namun, seorang pejabat pemerintah yang mengetahui kejadian tersebut mengatakan kepada Reuters bahwa kebakaran besar terjadi setelah pesawat jatuh.
Menurut AP News, laporan cuaca menunjukkan salju ringan mulai turun di bandara sebelum kecelakaan terjadi. Meski demikian, pihak berwenang belum menyatakan apakah faktor cuaca berperan dalam insiden tersebut. Saat kejadian, peringatan badai musim dingin diberlakukan di sebagian besar wilayah Maine, termasuk Bangor.
Pejabat pemerintah tersebut mengatakan pesawat itu baru tiba di Maine dari Texas. Perusahaan yang tercatat sebagai pemilik pesawat berbagi alamat di Houston dengan Arnold & Itkin, sebuah firma hukum spesialis cedera pribadi.
Catatan FAA menunjukkan pesawat tersebut mulai beroperasi pada April 2020. FAA menyatakan penyelidikan akan dilakukan bersama Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB).




