Jakarta, tvOnenews.com - Julukan 'Aki-Aki Gede Wadul' melekat pada pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak. Sang pelatih memang sering mengalihkan pembicaraan ketika merespons soal perekrutan pemain.
Julukan itu tiba ketika Persib dirumorkan mendatangkan Thom Haye di pramusim. Bukannya mengkonfirmasi, sang pelatih bahkan sempat pura-pura tak kenal Thom Haye. Julukan itu bahkan sampai ke Bojan Hodak lewat pemain Persib, Adam Alis yang memang dikenal suka bercanda.
Sampai akhirnya Bojan Hodak tertangkap tengah berbohong ketika pengenalan pemain baru Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Minggu (25/1/2026).
Saat itu Bojan Hodak yang hadir di konferensi pers usai laga mendapatkan pertanyaan soal Layvin Kurzawa dan Dion Markx. Berbeda dari Layvin Kurzawa yang sudah datang ke stadion, Bojan Hodak justru sempat mengelak kedatangan Dion Markx.
"Untuk Layvin Kurzawa dia memang sudah datang ke sini, untuk Dion Markx saya tidak tahu," kata Bojan Hodak dikutip dari akun Instagram @bandung_football.
Berguinho yang hadir mendampingi pun tak bisa menahan tawa saat jurnalis mengatakan bahwa pemain naturalisasi tersebut sudah diperkenalkan secara resmi bersama Layvin Kurzawa.
"Sudah? Kapan?" kata Bojan Hodak diiringi tawa di ruangan tersebut.
Bojan Hodak kemudian menggelengkan kepala dan akhirnya mengkonfirmasi kehadiran dua pemain anyar Persib tersebut.
"Bagus, ada dua tambahan pemain bagi kami dan itu bagus. Karena kekuatan kami sedikit berkurang pasca Rezaldi dan Hamra pergi," kata Bojan Hodak.
Kedua pemain memang memiliki posisi sebagai pemain belakang tepatnya bek tengah dan bek kiri. Pelatih asal Kroasia itu mengakui keduanya hadir untuk menutup kekurangan di lini pertahanan.
"Kami sedikit kekurangan pemain di pertahanan dan karena itu kami merekrut satu bek kiri dan satu bek tengah," katanya.
Dion Markx pun akan didapuk sebagai pemain yang mengisi kuota pemain U-23 selayaknya Kakang Rudianto dan Robi Darwis. Dia menyebut pemain jebolan NEC Nijmegen ini bisa mejadi rencana jangka panjang bagi tim.
"Dion itu seperti Kakang dan Robi yang masuk kuota pemain U-23, jadi kami mencari pemain muda karena mereka masih bisa berkembang dan mengeksplorasi kemampuannya. Sebelumnya sudah ada Nazriel, Zul, Fitrah, jadi bagus karena akan ada pemain muda lainnya," kata Bojan.




