JAKARTA, DISWAY.ID-- Kronologi terakhir sebelum Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di kamar apartemennya di kawasan Cipete, Jakarta Selatan diungkap.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan dari keterangan saksi, korban sempat terdengar mengalami kesakitan beberapa jam sebelum akhirnya tak merespons hingga pintu kamar dibuka paksa.
BACA JUGA:6 Pendaftaran Mudik Gratis 2026 Bakal Dibuka, Cek Jadwal dan Link Aksesnya
BACA JUGA:Antusias UMKM Ikuti Pelatihan Ekspor Digital, Pemerintah: Kunci Kemandirian Ekonomi Nasional
Diungkapkannya, laporan awal diterima dari pihak keamanan apartemen pada sore hari.
"Laporan sementara dari sekuriti, korban ditemukan sekitar pukul 17.50 WIB," katanya kepada awak media, Senin 26 Januari 2026.
Menurutnya, Lula terakhir kali masuk kamar sekitar pukul 22.00 WIB. Namun, pada pukul 02.00 dini hari, asisten rumah tangga (ART) korban mendengar suara erangan kesakitan dari dalam kamar.
"Sekitar jam dua dini hari, ART mendengar korban seperti kesakitan dari luar kamar," ujarnya.
Setelah kejadian tersebut, ART kembali mencoba menghubungi Lula pada pagi hari. Namun, hingga pukul 09.00-10.00 WIB, pintu kamar tak kunjung dibuka meski sudah diketuk berulang kali.
BACA JUGA:Lowongan Kerja Bank BCA 2026 Buat Lulusan S1-S2, Buruan Cek Syarat dan Link Daftarnya!
BACA JUGA:Dompet Dhuafa Jawa Tengah Kerahkan Tim Sisir Area Terdampak Hingga Layanan Medis Bagi Penyintas Banjir Bandang
"Pagi hari diketuk-ketuk tidak dibuka. ART kemudian lapor ke sekuriti karena belum bisa memastikan kondisi korban," tuturnya.
Karena hingga siang hari korban tetap tidak memberi respons, pihak apartemen kembali dihubungi.
Sore harinya, sekuriti meminta persetujuan keluarga atau orang terdekat untuk membuka pintu kamar karena posisi kamar terkunci dari dalam.
"Setelah ada jaminan dari keluarga atau rekan dekat, teknisi dan pihak apartemen membuka pintu karena terkunci dari dalam," tambahnya.
- 1
- 2
- 3
- »




