JAKARTA, DISWAY.ID - Insiden tanah longsor di Dusun Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat memakan puluhan korban.
Tim satuan pencarian pertolongan (SAR) gabungan mengerahkan sebanyak 2.129 personel untuk melakukan proses pencarian serta evakuasi para korban bencana tanah longsor.
BACA JUGA:Soal 23 Prajurit TNI AL Tertimbun Longsor Cisarua, Basarnas dan Kodam Siliwangi akan Telusuri
BACA JUGA:API Laporkan Komika Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polda Banten Soal Mens Rea!
Dalam proses pencarian, tim SAR gabungan berhasil menemukan sekira 80 korban yang diduga tertimbun material longsor.
Nantinya, ribuan personel gabungan akan di bagi menjadi dua tim untuk melakukan penyisiran terhadap sektor A di Timur dan sisi B pada Barat Desa Pasirlangu
"Hari ini Kita fokuskan membagi tim menjadi 2 sektor, yakni sektor A di bagian Timur dan sektor B di bagian barat Ds. Pasirlangu, hari ini kami memiliki penambahan kekuatan personel dari Kantor SAR Semarang, Kantor SAR Jogja, Kantor SAR Cilacap dan juga potensi SAR dan relawan dari berbagai organisasi," jelas Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo.
Dalam pelaksanaannya, tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI/Polri, Kementerian PUPR, BNPB, Kementerian Kesehatan, BUMN, BUMD, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, relawan, serta komunitas SAR bersinergi melakukan pencarian dengan berbagai metode.
BACA JUGA:Curhat Warga Nebraska Terrace Terdampak Banjir Bak Danau: Dijanjikan Aman, Nyatanya Tenggelam
Mulai dari pencarian manual, penggunaan pompa air (alkon), hingga pengerahan alat berat.
"Untuk pencarian menggunakan alat berat, hari ini ada 9 excavator yang akan digerakkan untuk melaksanakan pencarian," ucap dia.
Data korban sementara hingga saat ini, sudah dievakuasi 25 kantung jenazah (body bag) atau kantung jenazah dan kurang lebih 80 orang masih dalam pencarian.
Seluruh jenazah yang ditemukan langsung diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk proses identifikasi lebih lanjut.
BACA JUGA:Lucky Widja Element Sakit TB Ginjal, Ternyata Kuman Tuberkulosis Bisa Gerogoti Ginjal
"Setiap kantung jenazah kami serahkan ke pihak DVI untuk dilaksanakan identifikasi, selanjutnya tim DVI yang akan merilis data data data korban tersebut," jelas Yudhi.
- 1
- 2
- »



