Penulis: Alfin
TVRINews, Jakarta
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI memastikan siaran dan rangkaian Piala Dunia 2026 dapat dinikmati seluruh warga Indonesia. Kepastian ini didukung kesiapan sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi terkini, serta jaringan infrastruktur pemancar yang menjangkau hingga pelosok Tanah Air.
Direktur Utama LPP TVRI Iman Brotoseno menyampaikan hal tersebut dalam acara Temu Mitra Piala Dunia 2026 di MGP Space SCBD, Jakarta, Senin, 26 Januari 2026. Dalam kegiatan ini, TVRI menegaskan kesiapan internal guna menghadirkan siaran berkualitas selama turnamen berlangsung.
“Dan tentu saja kami sudah mempersiapkan diri. Jadi kami sekarang dibantu oleh beberapa tenaga sumber daya manusia yang qualified, yang kita hire khusus ke piala dunia,” terang Iman.
Iman mengajak mitra dan masyarakat tetap optimistis seiring pembenahan yang terus dilakukan menjelang Piala Dunia 2026. Selain penguatan sumber daya manusia, TVRI juga mengadopsi teknologi terkini untuk mendukung kualitas siaran.
“Jadi Bapak-Ibu juga tidak perlu khawatir, dan kita juga up to date dengan teknologi-teknologi kekinian,” sambung Iman.
Keunggulan lain TVRI terletak pada jaringan pemancar yang luas dan merata. Infrastruktur ini memungkinkan siaran Piala Dunia 2026 menjangkau wilayah terpencil dan perbatasan.
“Dan selanjutnya juga, yang memastikan bahwa tayangan (Piala Dunia) ini berbeda, kami memiliki 189 pemancar,” sebutnya.
“TVRI dengan jangkauan yang paling luas. Mungkin di sebelah cuma 50 pemancar, tapi kami punya 189 pemancar, yang pasti sampai ke pelosok, sampai ke wilayah perbatasan 3T,” lanjut Iman.
Ia juga menyinggung keterbatasan pengukuran audiens yang umumnya terfokus di kota besar. Perusahaan global penyedia data dan analisis perilaku penonton televisi seperti Nielsen selama ini menjangkau wilayah tertentu.
“Jadi tidak hanya di sebelas kota besar, Nielsen, sampai ke jaringan-jaringan ke depan,” pungkas Iman.
Rating Nielsen dikenal sebagai standar metrik untuk mengukur jumlah serta demografi pemirsa yang menonton program atau iklan tertentu.
Dalam kesempatan yang sama, TVRI juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai mitra menjelang Piala Dunia 2026. Kesempatan ini hadir seiring hak siar Piala Dunia 2026 yang dipegang TVRI sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto guna menghadirkan hiburan bagi masyarakat Indonesia.
Kegiatan Temu Mitra Piala Dunia 2026 dihadiri 172 mitra dari kementerian dan lembaga, badan usaha milik negara, agensi, platform over the top (OTT), hingga event organizer.
“Sebagai pemegang FIFA World Cup 2026, TVRI tidak hanya menjadi ruang strategis, namun turut memberikan berbagai format kerja sama (dengan mitra),” kata Iman Brotoseno.
Editor: Redaksi TVRINews





