Purbaya Akan Sidak Pabrik Baja Asal China yang Diduga Tak Bayar Pajak Pekan Ini

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan akan segera inspeksi mendadak (sidak) ke pabrik baja China yang disebutnya luput dari pengawasan pajak.

Dia menyebutkan seharusnya Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menggeruduk pabrik baja asal China yang tidak memenuhi kewajiban pajak pertambahan nilai (PPN) tersebut pada pekan ini. Purbaya memastikan Kemenkeu tengah menyiapkan sidak tersebut.

“Harusnya minggu ini. Nanti saya undang sehari dua hari deh. Harusnya minggu ini, kita sedang siapkan,” kata Purbaya di Kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Senin (26/1).

Mengenai lokasi pabrik, Purbaya menyebutkan pabrik tersebut berlokasi di Jakarta. “Jakarta kayaknya,” imbuhnya.

Sebelumnya Purbaya menyinggung industri baja dari China yang dinilai banyak luput dari pengawasan pajak. Dia mengungkap terdapat perusahaan asing yang beroperasi di dalam negeri, menjual langsung secara tunai, namun tidak memenuhi kewajiban PPN.

"Nggak bayar PPN, saya rugi banyak itu. Nanti kita tindak dengan cepat," kata Purbaya kepada wartawan di kantornya, Kamis (8/1).

la menekankan pembenahan tidak hanya menyasar wajib pajak, tetapi juga internal otoritas. Organisasi pajak dan bea cukai akan dirapikan agar bekerja lebih serius dan berintegritas.

Terkait nilai underinvoicing sawit, Purbaya menyebutkan temuan awal berasal dari sekitar 10 perusahaan besar. Dengan pendekatan kapal per kapal, pemerintah melihat pola pengurangan nilai ekspor yang cukup ekstrem.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Polisi Pastikan Reza Arap Ada di TKP Lula Lahfah Meninggal
• 47 menit lalumedcom.id
thumb
Dirjen AHU Tegaskan Aksi Buruh PT Pakerin Tak Terkait Kemenkum
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Modifikasi Cuaca Dukung Pencarian Korban Longsor Cisarua
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Wajah Baru di Oscar 2026, Deretan Aktor dan Aktris Top yang Akhirnya Tembus Nominasi
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Rupiah Menguat di Pasar Spot, IMF Sarankan BI Hati-hati Intervensi Pasar Valas
• 13 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.