Zhilalul Haq Fokuskan PUI Purwakarta pada Pendidikan dan Perlindungan Umat

eranasional.com
6 jam lalu
Cover Berita

Purwakarta, ERANASIONAL.COM — Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Ummat Islam (PUI) Kabupaten Purwakarta, Zhilalul Haq, menegaskan komitmennya untuk memperkuat pemberdayaan umat melalui pendidikan, konsolidasi organisasi, serta perlindungan masyarakat, khususnya terkait persoalan tenaga kerja ke luar negeri.

Hal tersebut disampaikannya kepada eranasional usai pelantikannya sebagai Ketua DPD PUI Purwakarta periode 2026–2030, Minggu (25/1/2026), di Aula Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Purwakarta.

Pelantikan tersebut mengusung tema “Menjadi Organisasi Islam Berdaya Saing, Berkeadaban, dan Berkontribusi dalam Pembangunan Kabupaten Purwakarta.”

Zhilalul Haq mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan penjajakan dan komunikasi dengan berbagai elemen, mulai dari organisasi kemasyarakatan (ormas), pemerintah, hingga para pemangku kepentingan (stakeholder), guna membahas perkembangan serta pemberdayaan umat Islam di Purwakarta.

“Beberapa hari ke depan kami akan melakukan penjajakan dengan teman-teman ormas, pemerintah, dan stakeholder terkait untuk melihat bagaimana perkembangan umat dan pemberdayaan masyarakat di Purwakarta,” ujarnya.

Dalam kepemimpinannya, Zhilalul menekankan fokus utama PUI Purwakarta pada sektor pendidikan. Menurutnya, PUI memiliki kekhasan tersendiri yang dapat memberikan kontribusi nyata di bidang tersebut.

“Kami akan lebih fokus pada pendidikan dan capaian pendidikan di tengah masyarakat Purwakarta. Insyaallah dengan warna PUI yang memiliki ciri khas tersendiri,” katanya.

Sebagai langkah awal, PUI Purwakarta berencana membuka sekolah Raudhatul Athfal (RA) sebagai jenjang pendidikan anak usia dini (4–6 tahun).

Selain sebagai lembaga pendidikan, RA tersebut juga akan difungsikan sebagai media kajian keislaman di lingkungan masyarakat Purwakarta.

Tahapan berikutnya, lanjut Zhilalul, adalah memperkuat pembinaan dan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat Pimpinan Cabang (PC) di seluruh kecamatan, guna mewujudkan organisasi yang solid dan berdaya.

Selain pendidikan, Zhilalul Haq juga menyoroti persoalan masih adanya warga Purwakarta yang diberangkatkan secara ilegal ke luar negeri dengan dalih bekerja. Ia menegaskan perlunya peran aktif pemerintah dalam memberikan perlindungan terhadap warga negara.

“Pemerintah harus turun tangan, karena mereka adalah warga negara Republik Indonesia yang berhak mendapatkan perlindungan, baik untuk keselamatan diri maupun karier pekerjaannya,” tegasnya.

Menurutnya, edukasi sejak dini menjadi langkah penting sebelum masyarakat memutuskan bekerja ke luar negeri, mengingat perbedaan budaya, sistem kerja, dan aturan hukum di negara tujuan.

“Edukasi lebih awal sangat penting sebagai bekal utama, karena atmosfer kehidupan di luar negeri tidak sama dengan di dalam negeri. Ada perbedaan budaya dan aturan yang harus dipahami,” ucapnya.

Zhilalul menilai, maraknya pekerja migran ilegal juga menjadi indikator bahwa kekuatan ekonomi dalam negeri masih perlu diperkuat, agar masyarakat tidak merasa terpaksa mencari nafkah ke luar negeri.

“Seolah-olah ruang kerja di dalam negeri sangat sempit, sehingga mencari di tempat lain. Akibatnya muncul berbagai persoalan, mulai dari keberangkatan ilegal hingga masalah hukum,” jelasnya.

Ia menambahkan, banyak persoalan timbul karena pekerja tidak dibekali keterampilan yang memadai serta minim pengetahuan tentang medan kerja di negara tujuan.

Sebagai solusi, PUI mendorong penguatan ekonomi dalam negeri sebagai langkah utama. Namun, jika bekerja ke luar negeri menjadi pilihan, maka harus disertai pembekalan pengetahuan, keterampilan, serta pendampingan hukum yang jelas.

“Berangkat dengan ilmu, keyakinan, dan kepercayaan diri. Dengan proses hukum yang jelas, hasilnya insyaallah berkah untuk diri dan keluarga serta aman di tempat kerja,” tuturnya.

Zhilalul berharap ke depan tidak ada lagi kasus-kasus serupa yang terus berulang, serta tenaga kerja Indonesia, baik perempuan maupun laki-laki, dapat memperoleh penghidupan yang halal dan aman.

“Kalau bisa di dalam negeri saja tidak perlu ke luar negeri. Tapi jika terpaksa, semoga tetap membawa keberkahan dan menjadi pahlawan devisa yang selamat,” pungkasnya.

Pelantikan pengurus DPD PUI Kabupaten Purwakarta berlangsung tertib dan penuh makna. Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif, termasuk dari perwakilan Bakesbangpol yang menegaskan bahwa PUI merupakan mitra strategis dalam pembangunan daerah.

Reporter: Nulaela


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Immanuel Ebenezer Ngaku Siap Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
KPK Periksa Pemilik Maktour terkait Kasus Korupsi Kuota Haji di Kemenag
• 15 jam lalumerahputih.com
thumb
PINTU Catat Pertumbuhan Solid Sepanjang 2025, Pengguna Aktif Naik 38 Persen
• 2 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Contoh Kalimat Meminjam Uang ke Teman Lewat WA Nominal Kecil dan Besar
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Klasemen Premier League 2025/26 usai Manchester United Kalahkan Arsenal, Persaingan Makin Ketat
• 16 jam lalumerahputih.com
Berhasil disimpan.