Pesanan Toyota Veloz Hybrid Hampir 4.000 Unit, Tipe V Terlaris

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Toyota mencatat respons positif pasar terhadap kehadiran Veloz Hybrid di Indonesia. Sejak diperkenalkan akhir 2025, pesanan model elektrifikasi tersebut telah mendekati angka 4.000 unit, dengan tipe V menjadi varian yang paling banyak diminati konsumen.

Vice President PT Toyota Astra Motor (TAM) Henry Tanoto menjelaskan, kehadiran Veloz Hybrid berangkat dari upaya Toyota memberikan solusi mobilitas yang lebih efisien bagi masyarakat Indonesia, khususnya dalam hal penurunan emisi dan konsumsi bahan bakar.

“Dulu kami dari Toyota memikirkan bagaimana supaya masyarakat Indonesia bisa memiliki akses yang lebih kontinu dalam hal emission reduction dan fuel consumption. Itu yang kita jawab dengan adanya hybrid technology,” ujarnya di Toyota Media Gathering di Jakarta, Senin (26/1).

Tambahnya, pemilihan Veloz sebagai basis teknologi hybrid pun bukan tanpa alasan. Veloz dinilai sudah terbukti cocok sebagai MPV 7-penumpang yang diterima luas di berbagai daerah, dari Sabang sampai Merauke.

“Veloz ini terbukti cocok, spare part mudah didapat, value cukup baik. Kemudian kami pasangkan hybrid technology Toyota yang secara global sudah dikenal dan terbukti digunakan di mana saja, tanpa perlu infrastruktur khusus,” lanjutnya.

Toyota melihat karakter pasar Indonesia yang membutuhkan kendaraan serba guna, efisien, dan mudah dirawat menjadi alasan kuat meluncurkan Veloz Hybrid. Dengan harga yang kompetitif, model ini ditawarkan sebagai solusi bagi konsumen yang menginginkan mobilitas harian dengan emisi lebih rendah, konsumsi BBM lebih irit, serta rasa tenang selama kepemilikan.

Penerimaan pasar yang positif turut dibuktikan melalui uji jalan jarak jauh. Toyota melakukan jelajah Lintas Nusa dengan Veloz Hybrid, menempuh perjalanan dari wilayah timur Indonesia menuju Sumatera Utata melewati beragam kondisi jalan.

“Veloz Hybrid ini berhasil menempuh hampir 7.700 kilometer dengan kondisi tetap baik. Konsumsi bahan bakarnya bisa mencapai 28 kilometer per liter,” katanya.

Selain efisiensi, teknologi hybrid juga memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman. Karakter akselerasi dinilai lebih responsif, penyaluran tenaga terasa lebih baik, serta kabin yang lebih senyap.

“Hybrid ini jadi enak dipakai, akselerasinya bagus, lebih quiet, lebih nyaman. Ini jadi feedback yang baik dan bisa jadi solusi untuk masyarakat,” tambahnya.

Dari sisi penjualan, tungkapnya tipe V tercatat menjadi varian paling laris. Hal ini mencerminkan preferensi konsumen yang mencari keseimbangan antara fitur, harga, dan efisiensi, sekaligus memperkuat posisi Veloz Hybrid sebagai salah satu model elektrifikasi andalan Toyota di pasar nasional.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe Kurangi Produksi
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Pasar Industri Game di Indonesia Tembus Rp42 Triliun, Dikuasai Pengembang Asing
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
Reza Arap Bakal Dipanggil Polisi Hari Ini soal Kematian Lula Lahfah
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Peraturan Ganjil-Genap Jakarta Berlaku Hari Ini
• 18 jam lalumedcom.id
thumb
Pemerintah Soroti Pemalsuan Gambar dan Suara pada AI
• 13 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.