Kenangan masa lampau masih tersimpan baik di Kota Surabaya. Salah satunya di kawasan Jalan Padmosusastro, Surabaya.
Deretan kios menjual barang antik nan kuno berjejer di jalan yang terletak di Kelurahan Darmo itu.
Dari luar, terlihat lentera gantung antik tergantung depan kios. Sejumlah porselen juga dipasang berderet di tiang. Guci berbagai macam ukuran dengan motif bunga pun ikut diletakkan di depan. Kesan vintage pun cukup terasa di setiap kios barang antik di Jalan Padmosusastro.
Saat masuk ke dalam, lampu hias terbuat dari kaca tergantung memenuhi ruangan kios. Lemari besar hingga etalase kaca menyimpan barang-barang antik mulai patung kecil, jam, dan lainnya disusun rapi.
Salah satu pemilik kios, Sofyan, mengatakan barang-barang antiknya itu merupakan hasil koleksinya berburu dari para kolektor.
"Macem-macem ada patung, guci, gelas, jam. Awalnya ya suka barang lawas langka. Dapat dari berburu ke orang-orang yang punya barang antik, saya beli, menambah koleksi," kata Sofyan saat ditemui di lokasi, Senin (26/1).
Barang-barang unik hasil koleksinya itu ia jual berkisar harga Rp 50 ribu hingga jutaan, tergantung jenis barang hingga kelangkaan.
"Tergantung barangnya, kayak guci ya bisa jutaan," ucapnya.
Ia menyampaikan, peminat barang antik yang berkunjung ke kiosnya mulai dari kalangan anak muda, orang tua hingga kolektor barang antik.
"Ya ada yang lihat-lihat aja, mampir penasaran. Iya ada (pembeli) dari luar kota, Kediri, Sidoarjo, macem-macem," ujarnya.




