Presiden Prabowo Gelar Rapat Terbatas di Hambalang, Bahas Keamanan Nasional dan Kinerja Satgas TNI

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melaporkan situasi keamanan nasional dan hasil kerja sejumlah satuan tugas TNI kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Bogor, Minggu, 25 Januari 2026.

Pertemuan ini dilakukan tak lama setelah Presiden Prabowo kembali dari lawatan luar negeri ke Inggris, Swiss, dan Prancis.

Sjafrie menyampaikan bahwa kondisi nasional dalam keadaan terkendali saat Presiden tidak berada di dalam negeri.

"Beliau meminta laporan tentang situasi pada saat beliau meninggalkan tanah air. Saya laporkan bahwa situasi nasional yang terjadi pada saat beliau berangkat ke luar negeri itu aman, terjaga, dan terkendali," ungkapnya.

Laporan Satgas TNI dan Keamanan Papua

Sjafrie juga melaporkan hasil kerja Satgas Kuala yang mulai bertugas sejak 14 Januari 2026 di wilayah Aceh Tamiang.

Satgas tersebut telah melakukan pengerukan lumpur dan sedimen di aliran Sungai Aceh Tamiang untuk mendukung pemulihan wilayah terdampak banjir dan tanah longsor pada November 2025.

Selain itu, Satgas Jembatan yang ditugaskan membangun jembatan darurat di jalur-jalur terputus akibat bencana di Sumatera juga menjadi bagian dari laporan.

Ia juga menyinggung operasi pengamanan di Papua yang disebutnya mengalami peningkatan hasil.

"Juga saya melaporkan bahwa operasi lewat insurgensi yang dilaksanakan di Papua ini meningkat keberhasilannya," ujarnya.

Presiden Prabowo dalam pertemuan itu juga menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang akuntabel oleh jajaran TNI.

"Beliau sangat cermat kepada masing-masing para staf untuk memperhatikan personelnya agar tetap akuntabel di dalam mengelola anggaran negara," kata Sjafrie.

Presiden juga memberikan perintah tegas untuk menindak oknum TNI yang terbukti menyalahgunakan anggaran negara.

Rapat Strategis Usai Lawatan Luar Negeri

Rapat terbatas yang digelar sejak siang hingga malam hari itu dihadiri oleh sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan, "Setibanya dari lawatan luar negeri, Presiden Prabowo ingin mengecek perkembangan beberapa program strategis dari pejabat terkait."

Ia juga menyebutkan, "Pertemuan yang berlangsung sejak siang hingga malam tersebut dihadiri oleh Menko Pangan, Menteri ESDM, Mensesneg, Menteri Diktisaintek, Menteri Keuangan, Panglima dan Wakil Panglima TNI, Jaksa Agung, Kepala BIN, dan Sekretaris Kabinet."

Dalam rapat itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melaporkan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan laporan perkembangan sektor energi, minyak, dan gas.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto memaparkan kemajuan kerja sama bidang pendidikan tinggi.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan laporan terkait situasi sektor keuangan dan perbankan nasional.

Di bidang penegakan hukum, Jaksa Agung ST Burhanuddin melaporkan kinerja penertiban kawasan hutan nasional.

Presiden juga menerima laporan dari Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin terkait situasi pertahanan nasional.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tiga Puluh Lima Kali Panggilan Darurat
• 7 jam laluerabaru.net
thumb
Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera Terus Menunjukkan Progres Positif
• 7 jam lalusuara.com
thumb
Instruksi Mendagri ke Seluruh Kepala Daerah: Segera Petakan Wilayah Rawan Sebelum Hujan Lebat Kembali Menerjang
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Banjir Setinggi Dua Meter Merendam Dua Desa di Kabupaten Bekasi
• 13 jam lalutvrinews.com
thumb
Pencarian Korban Longsor Cisarua Hari Ketiga, SAR Kerahkan 9 Alat Berat dan 12 Anjing K-9
• 11 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.