Jakarta Siaga Banjir, Pramono Anung Sebut Modifikasi Cuaca Digelar 27 Januari 2026

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Ilustrasi. Pemprov DKI gelar Operasi Modifikasi Cuaca 17–21 Agustus 2025 untuk antisipasi hujan lebat dan dukung kelancaran HUT RI ke-80 di Jakarta. (Sumber: BPBD DKI)

JAKARTA,KOMPAS.TV - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memastikan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tetap dijalankan pada Selasa, 27 Januari 2026. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi banjir menyusul prediksi hujan berintensitas tinggi di wilayah Ibu Kota.

Instruksi tersebut disampaikan langsung Pramono kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta. Ia menegaskan, intervensi cuaca diperlukan agar potensi dampak buruk akibat hujan lebat bisa ditekan sejak awal.

“Untuk besok, saya juga sudah perintahkan untuk dilakukan modifikasi cuaca, supaya tidak terjadi dampak yang tidak kita harapkan,” ujar Pramono, Senin (26/1) mengutip Antara.

Menurut Pramono, keputusan melanjutkan OMC didasarkan pada prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi hujan deras akan mengguyur Jakarta pada Selasa. Dengan kondisi tersebut, pemerintah daerah memilih langkah preventif agar genangan tidak berkembang menjadi banjir besar.

Baca Juga: Patuna Travel Gelar Manasik Haji 2026, Jemaah Dibekali Edukasi Ibadah hingga Vaksin Wajib | JMP

Selain modifikasi cuaca, Pramono juga menekankan pentingnya percepatan pengerukan sebagai bagian dari strategi pengendalian banjir. Ia menyebut pengerahan alat berat masih terus berlangsung di berbagai titik rawan.

Sebanyak 200 unit ekskavator dikerahkan untuk melakukan pengerukan di lima wilayah Jakarta. Upaya ini difokuskan pada saluran air dan sungai yang mengalami pendangkalan, guna memperlancar aliran air saat hujan turun.

Untuk penanganan jangka menengah, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan langkah normalisasi terhadap tiga sungai utama. Pramono menyebut Ciliwung, Krukut, dan Cakung Lama sebagai prioritas.

“Yang pertama adalah Ciliwung, yang kedua Krukut, yang ketiga adalah Cakung Lama. Dan saya sudah minta untuk segera ini diputuskan. Kalau yang Ciliwung sudah segera dimulai dengan pemerintah pusat via Kementerian PU untuk membuat tanggul dan sebagainya,” jelasnya.

Sementara itu, normalisasi Sungai Krukut dan Cakung Lama direncanakan mulai dilakukan pada tahun ini. Meski demikian, Pramono belum merinci jadwal pasti pelaksanaan di kedua sungai tersebut.

Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Antara

Tag
  • Pramono Anung
  • Gubernur DKI Jakarta
  • Modifikasi Cuaca
  • Antisipasi Banjir
  • BPBD DKI
  • BMKG
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Alan Cardoso akan Digantikan oleh Shayne Pattynama di Persija Jakarta? Begini Jawaban Mauricio Souza
• 6 menit lalutvonenews.com
thumb
Wamenkumham: Aparat Siap Terapkan KUHP Baru, Tantangan Terberat Ada pada Pola Pikir Masyarakat
• 11 jam lalusuara.com
thumb
Investor Arab Tanam Modal Rp4 Triliun di IKN, Kembangkan Kawasan Terpadu
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
Koreksi Saham ASII, ADRO, BBCA Tekan Indeks Bisnis-27 Dibuka Memerah
• 14 jam lalubisnis.com
thumb
Dari Pengungsian ke Huntara, Harapan Baru Korban Banjir di Agam
• 4 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.