Pemulihan Pascabencana, BUMN Dinilai Berperan Aktif

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Pemulihan pascabencana di Sumatra hingga banjir di Jawa, dioptimalkan seluruh pihak. Termasuk, badan usaha milik negara (BUMN).

"Mereka bisa bergerak secara independen," kata Guru Besar Ilmu Sosiologi Fisip Universitas Indonesia Richardi Adnan, dalam keterangan yang dikutip Senin, 26 Januari 2026.

Selain memulihkan pasokan energi sejumlah BUMN menjalankan fungsi sosial. Yakni, dengan memberikan bantuan darurat seperti air bersih, sembako hingga dukungan untuk warga di pengungsian.
 

Baca Juga :

Pramono: Penanganan Banjir Jakarta Relatif Lebih Cepat

Menurut Richardi, selama ini memang BUMN kerap dijadikan tumpuan oleh pemerintah. Terutama, dalam menangani bencana alam.

”Mereka memiliki saldo yang berlebih, terbiasa dengan program tanggung jawab sosial (CSR) dan terlatih karena banyak berhubungan juga dengan perusahaan-perusahaan serupa di mancanegara,” tuturnya.

Ia mengatakan salah satu BUMN yang punya jam terbang tinggi dalam menghadapi krisis adalah Pertamina. Hal ini dikarenakan energi merupakan kebutuhan dasar.

Sosiolog dari Universitas Indonesia Nadia Yovani menyoroti peran Pertamina dalam mengamankan ketersediaan energi nasional. Sekaligus, menjadi garda terdepan dalam memberikan bantuan kemanusiaan selama masa kritis tersebut.

"Dari sisi tanggung jawab sosial Pertamina cukup tanggap,” ujar Nadia saat dihubungi di Jakarta. ”Selevel Pertamina tentu organisasinya sudah mapan dan luas baik secara logistik maupun jaringan," kata Nadia.

Nadia mendorong Pertamina bukan hanya sekadar menyalurkan bantuan saja. Tapi, mendukung pembangunan jangka panjang, sehingga uang bisa menjadi sesuatu yang berkualitas.


Para pekerja sedang membangun hunian sementara (huntara). Foto: Dok. Istimewa.

Karena itu ia menyarankan agar Pertamina bekerja sama dengan pemerintah setempat. "Ada fungsi pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Selain pemulihan operasional, Pertamina melalui program Pertamina Peduli telah menyalurkan bantuan senilai miliaran rupiah untuk pembagunan posko kesehatan terpadu guna melayani lebih dari 15.000 pengungsi di Aceh Utara dan Pidie Jaya.

Pertamina juga menggelar dapur umum mandiri, termasuk menyediakan LPG 12 kg dan Bright Gas secara gratis di 120 titik pengungsian. Membangun sumur bor dan instalasi penjernihan air (Reverse Osmosis) di wilayah yang sumber airnya tercemar lumpur.

Pun di Jawa, Pertamina menyalurkan bantuan berupa bahan makanan pokok (sembako) dan pasokan BBM untuk mempercepat pemulihan di wilayah terdampak parah, seperti Desa Tempur di Jepara, Jawa Tengah. Termasuk Memberikan bantuan LPG untuk operasional dapur umum guna memastikan kebutuhan pangan pengungsi terpenuhi.

”Kalau untuk tanggung jawab sosial perusahaan saja Pertamina mampu melakukan apalagi untuk bencana, semestinya bisa,” kata pengamat dari Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia, Udi Hamzah.
 

Baca Juga :

Kasus Bela Istri dari Jambret Berujung Tersangka di Sleman, Gelang GPS Kini Dilepas

Ia juga memberi apresiasi terkait pemakaian multi moda transportasi (darat, laut, dan udara) untuk menembus wilayah yang terisolasi dalam menyalurkan pasokan energi seperti avtur, BBM, LPG, yang vital untuk logistik, dapur umum, termasuk menyediakan air bersih, listrik (PLTS), dan komunikasi (Starlink).

”Sebagai perusahaan minyak dan gas nasional, Pertamina tentu menerapkan sistem tanggap darurat yang komprehensif untuk menjamin keberlangsungan pasokan energi dan keselamatan operasional di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Udi.

Pertamina mengaktifkan skema Regular, Alternative, and Emergency (RAE) untuk memastikan suplai BBM dan LPG tidak terputus. Sebagai tindak lanjut dari pengalaman tahun 2025, Pertamina kini telah memperkuat infrastruktur depot dan terminal BBM di Sumatra dengan teknologi Early Warning System yang terintegrasi dengan data BMKG. Hal ini bertujuan agar gangguan distribusi dapat diminimalisir jika terjadi bencana serupa di masa depan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sejarah Nomor Punggung 3 di Persib Ada yang Bersinar dan Redup, Kini digunakan Layvin Kurzawa
• 6 jam lalubola.com
thumb
Komandan Koderal V dan Danpusteral Bahas Sinergi Ketahahan Pangan
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
Pemilu Pertama Pasca Kudeta, Myanmar Rampungkan Pemungutan Suara Tahap Ketiga di 63 Kota
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Polisi Periksa 6 Saksi yang Ada di TKP Lula Lahfa Meninggal Dunia
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Wapres Gibran Temui Warga Korban Bencana Longsor Cisarua
• 17 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.