Anggota Komisi I DPR Rizki Aulia Rahman Natakusumah meminta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), untuk mempercepat peningkatan kualitas dan kecepatan internet.
Menurutnya, akses internet yang cepat kini telah menjadi hak dasar warga negara.
“Saya harus sampaikan, kecepatan internet ini udah, udah menjadi hak yang harus dipenuhi untuk warga kita, gitu. Terutama mereka yang di bangku pendidikan,” ujar Rizki dalam rapat kerja Komisi 1 bersama Kemkomdigi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1).
Ia menyoroti Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid yang menyebut, cakupan layanan seluler di Indonesia telah menjangkau hampir seluruh penduduk.
Namun, Rizki menilai cakupan saja belum cukup jika tidak dibarengi kualitas dan kecepatan internet yang memadai.
“Tadi Bu Menteri sudah menyampaikan untuk layanan 4G di Indonesia sudah 98,95 persen populasi penduduk ter-cover. Kemudian layanan 5G 6,33 persen sudah ter-cover,” ungkap Rizki.
“Tapi complain yang kami dapatkan ini tentang akses kepada internetnya. Akses kepada telekomunikasinya,” sambungnya.
Rizki meminta Komdigi bekerja lebih keras untuk menghadirkan terobosan di tengah keterbatasan anggaran, termasuk menjawab persoalan blank spot di daerah non-3T.
“Kami tahu anggarannya terbatas, tapi mungkin bisa disampaikan jika ada breakthrough atau terobosan yang Bu Menteri bisa lakukan,” tuturnya.
Ia mencontohkan daerah pemilihannya di Banten Selatan yang masih mengalami keterbatasan akses telekomunikasi meski tidak termasuk wilayah 3T.
“Masih banyak ada blank spot-blank spot, mungkin gak terlalu besar apa luas wilayahnya, tapi tetap mereka harus bisa dapat akses kepada telekomunikasi dan internet yang bagus,” ungkap dia.
“Itu mereka bukan complain-nya tapi harus dijawab oleh siapa permasalahan itu? Ini masih ranah Komdigi atau sudah dilimpahkan sepenuhnya ke perusahaan seluler swasta?” sambungnya.
Menurutnya, negara harus memastikan seluruh warga, khususnya anak-anak, memiliki akses internet yang baik sebagai bagian dari pemenuhan hak dasar.
“Kita di sini wakil dari masyarakat tentu pengin ngelihat setiap masyarakat, setiap warga, setiap anak-anak punya akses kepada internet yang baik,” tandasnya.




