SAMARINDA, KOMPAS.TV - Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji menyatakan pihaknya akan menempuh langkah hukum usai tiang Jembatan Mahakam Ulu ditabrak kapal tongkang batu bara. Seno Aji menyebut Pemprov telah menyiapkan langkah hukum, baik secara pidana atau perdata.
Seno menyatakan, Pemprov Kaltim saat ini berfkus menjamin keamanan dan keutuhan jembatan sebagai infrastruktur publik. Seno pun menilai alasan pihak perusahaan yang menyebut tali tambat pengikat tongkang putus sehingga menyebabkan kecelakaan tidak bisa jadi pembenaran.
“Alasan itu klasik dan itu urusan internal mereka. Urusan kami adalah memastikan jembatan ini tetap aman dan berfungsi,” kata Seno Aji di Samarinda, Senin (26/1/2026).
Baca Juga: Detik-Detik Kapal Tongkang Batu Bara Tabrak Jembatan Mahakam Ulu di Samarinda | KOMPAS SIANG
Lebih lanjut, Seno Aji mengatakan dua kapal tongkang yang terlibat insiden tersebut telah ditahan. Pemprov Kaltim pun disebutnya telah menginstruksikan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta Pelindo untuk melakukan investigasi menyeluruh.
Usai ditabrak kapal tongkang, Seno menyebut akses Jembatan Mahakam Ulu untuk mobilitas alat pertambangan telah ditutup. Menurutnya, jembatan kini difokuskan untuk kepentingan publik yang lebih luas.
Menurut Seno, Pemprov Kaltim telah menyiapkan gugatan hukum secara pidana dan perdata. Jalur pidana ditempuh untuk mendalami kelalaian dalam prosedur pengamanan tongkang, sedangkan gugatan perdata untuk menuntut ganti rugi atas kerusakan jembatan.
Pemprov Kaltim pun disebutnya mengusulkan pengambilalihan pengelolaan titik tambat di sekitar jembatan melalui Perusahaan Daerah (Perusda). Pasalnya, insiden penabrakan tiang jembatan disebutnya berulang kali terjadi pada awal 2026.
“Jika dikelola oleh daerah, kami bisa menjamin tanggung jawab penuh terhadap perlindungan infrastruktur jembatan. Kami berharap Kementerian Perhubungan segera memberikan respons positif demi keamanan jangka panjang," kata Seno Aji dikutip Antara.
Baca Juga: Tongkang di Banjarmasin Hanyut hingga Tabrak Kapal Nelayan | KOMPAS PETANG
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada
Sumber : Antara
- kapal tongkang tabrak jembatan
- jembatan mahakam ulu
- pemprov kaltim
- wakil gubernur kaltim
- kapal tabrak jembatan




