Jembatan Mahakam Ulu Ditabrak Kapal Batu Bara, Pemprov Kaltim Bakal Tempuh Jalur Hukum

kompas.tv
18 jam lalu
Cover Berita
Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji saat menghadiri pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltim di Ruang Maratua, Kantor BI Kaltim. (Sumber: Diskominfo Kaltim via Antara)

SAMARINDA, KOMPAS.TV - Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji menyatakan pihaknya akan menempuh langkah hukum usai tiang Jembatan Mahakam Ulu ditabrak kapal tongkang batu bara. Seno Aji menyebut Pemprov telah menyiapkan langkah hukum, baik secara pidana atau perdata.

Seno menyatakan, Pemprov Kaltim saat ini berfkus menjamin keamanan dan keutuhan jembatan sebagai infrastruktur publik. Seno pun menilai alasan pihak perusahaan yang menyebut tali tambat pengikat tongkang putus sehingga menyebabkan kecelakaan tidak bisa jadi pembenaran.

“Alasan itu klasik dan itu urusan internal mereka. Urusan kami adalah memastikan jembatan ini tetap aman dan berfungsi,” kata Seno Aji di Samarinda, Senin (26/1/2026).

Baca Juga: Detik-Detik Kapal Tongkang Batu Bara Tabrak Jembatan Mahakam Ulu di Samarinda | KOMPAS SIANG

Lebih lanjut, Seno Aji mengatakan dua kapal tongkang yang terlibat insiden tersebut telah ditahan. Pemprov Kaltim pun disebutnya telah menginstruksikan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta Pelindo untuk melakukan investigasi menyeluruh.

Usai ditabrak kapal tongkang, Seno menyebut akses Jembatan Mahakam Ulu untuk mobilitas alat pertambangan telah ditutup. Menurutnya, jembatan kini difokuskan untuk kepentingan publik yang lebih luas.

Menurut Seno, Pemprov Kaltim telah menyiapkan gugatan hukum secara pidana dan perdata. Jalur pidana ditempuh untuk mendalami kelalaian dalam prosedur pengamanan tongkang, sedangkan gugatan perdata untuk menuntut ganti rugi atas kerusakan jembatan.

Pemprov Kaltim pun disebutnya mengusulkan pengambilalihan pengelolaan titik tambat di sekitar jembatan melalui Perusahaan Daerah (Perusda). Pasalnya, insiden penabrakan tiang jembatan disebutnya berulang kali terjadi pada awal 2026.

“Jika dikelola oleh daerah, kami bisa menjamin tanggung jawab penuh terhadap perlindungan infrastruktur jembatan. Kami berharap Kementerian Perhubungan segera memberikan respons positif demi keamanan jangka panjang," kata Seno Aji dikutip Antara.

Baca Juga: Tongkang di Banjarmasin Hanyut hingga Tabrak Kapal Nelayan | KOMPAS PETANG

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Antara

Tag
  • kapal tongkang tabrak jembatan
  • jembatan mahakam ulu
  • pemprov kaltim
  • wakil gubernur kaltim
  • kapal tabrak jembatan
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gisellma Firmansyah Unggah Foto Bareng Rony Parulian, Go Public?
• 1 jam lalugrid.id
thumb
DPR Nilai Pertemuan Presiden Prabowo dan Zidane Jadi Sinyal Serius Bangun Fondasi Sepak Bola dari Sekolah
• 18 menit lalutvrinews.com
thumb
Wawancara Direktur WWF: High Seas Treaty Menandai Era Baru Hukum Laut Lepas
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
Polisi Periksa 6 Saksi yang Ada di TKP Lula Lahfa Meninggal Dunia
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Mengapa Kita Mudah Marah di Internet, tapi Diam di Dunia Nyata?
• 23 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.