Balap 24 Jam sebagai Laboratorium Teknologi Pelumas

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Balap ketahanan 24 jam dikenal sebagai salah satu cabang motorsport dengan tuntutan teknis paling tinggi. Kendaraan dituntut beroperasi dalam durasi panjang dengan beban kerja konsisten tanpa mengalami penurunan performa signifikan.

Berbeda dengan balap jarak pendek, balap ketahanan menempatkan keandalan sebagai faktor utama. Mesin, transmisi, dan sistem pendukung diuji dalam kondisi ekstrem yang berlangsung terus-menerus.

Baca Juga :
Arah Bisnis Pelumas di Era Kendaraan Listrik
Mobil Hackback Ini Punya Versi Balap

Karakter balap tersebut menjadikan ajang ketahanan sebagai ruang pengujian teknologi otomotif yang sulit direplikasi di luar lintasan. Data yang dihasilkan mencerminkan kondisi kerja nyata dengan variasi suhu, tekanan, dan ritme penggunaan.

Karena itu, balap ketahanan kerap dimanfaatkan sebagai bagian dari proses riset dan pengembangan. Teknologi yang diuji di lintasan digunakan untuk mengevaluasi daya tahan sistem kendaraan secara menyeluruh.

Dalam konteks global, FIA World Endurance Championship menjadi salah satu contoh kolaborasi antara pabrikan otomotif dan produsen teknologi pendukung, termasuk pelumas. Terbaru, kerja sama teknis dijalin dalam program balap ketahanan yang melibatkan McLaren dan Motul.

Kolaborasi tersebut diterapkan pada program McLaren Endurance Racing sebagai bagian dari persiapan menuju keterlibatan penuh di ajang balap ketahanan dunia. Dukungan teknis difokuskan pada pengembangan dan penyediaan pelumas untuk mesin, transmisi, serta diferensial.

Bagi McLaren, balap ketahanan menuntut konsistensi performa kendaraan dalam durasi balapan yang panjang. Setiap komponen harus mampu bekerja stabil tanpa degradasi yang dapat memengaruhi hasil lomba.

Di sisi lain, keterlibatan Motul diarahkan pada pengujian pelumas dalam kondisi tekanan tinggi dan kerja berkelanjutan. Lingkungan balap ketahanan memberikan data teknis yang sulit diperoleh melalui pengujian konvensional.

Menurut Welmart Purba, Managing Director PT Motul Indonesia Energy, balap ketahanan menjadi ruang uji nyata bagi pengembangan teknologi pelumas.

“Balap ketahanan memberi pembelajaran bagaimana pelumas bekerja dalam tekanan tinggi dan durasi panjang yang sulit direplikasi di pengujian biasa,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip VIVA Otomotif Senin 26 Januari 2026.

Ia menjelaskan bahwa data dari lintasan digunakan untuk memahami stabilitas pelumas terhadap panas dan gesekan jangka panjang. Hasil pengujian tersebut menjadi referensi dalam pengembangan teknologi pelumas ke depan.

Baca Juga :
Toyota GR Yaris Morizo RR Edisi Terbatas Resmi Meluncur
Sengitnya Persaingan di Balap ITCR 2025
Kebut Pemulihan Kelistrikan di Aceh, Pertamina Pasok BBM dan Pelumas untuk 1.000 Genset

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
PDIP Dukung Polri Berada di Bawah Presiden, Bukan di Kemendagri
• 15 jam laluidntimes.com
thumb
Beli Pistol SIG Sauer Rp 2 Juta, Jual Rp 33 Juta: Anggota Komcad Bali Ditangkap
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Persib Resmi Datangkan Layvin Kurzawa untuk Perkuat Putaran Kedua
• 14 jam lalutvrinews.com
thumb
DPR Desak Investigasi Penyebab Longsor di Bandung Barat
• 12 jam laluokezone.com
thumb
Kapolri belasungkawa 2 anggota gugur saat bertugas di longsor Cisarua
• 11 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.