Diduga Sudah Bertahun-tahun Beroperasi Tanpa Izin, Tambang Ilegal di Serang Akhirnya Ditutup Permanen Setelah Ada Korban Jiwa

tvonenews.com
14 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Langkah tegas diambil Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terhadap aktivitas pertambangan ilegal yang meresahkan. Sebuah lokasi penambangan pasir dan batu (Galian C) di kawasan Umbul Tengah, Kecamatan Taktakan, resmi ditutup secara permanen. 

Keputusan ini diambil setelah area tambang liar tersebut memicu insiden maut yang menelan korban jiwa.

Wali Kota Serang, Budi Rustandi, turun langsung ke lokasi pada Senin (26/1) untuk memastikan penghentian total operasional tambang. 

Ia menegaskan bahwa selain tidak mengantongi izin, aktivitas tersebut telah mengancam keselamatan publik.

"Hari ini kita langsung lakukan penutupan karena Galian C ini tidak ada izinnya atau ilegal. Kita akan tutup permanen," ujar Budi di Serang.

Tindakan keras ini dipicu oleh peristiwa memilukan pada malam sebelumnya, di mana seorang warga ditemukan tewas tenggelam di lubang bekas galian. 

Tambang yang diduga telah beroperasi bertahun-tahun di lahan pribadi ini dinilai tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga tidak memberikan manfaat finansial bagi daerah.

"Keberadaan tambang liar ini tidak memberikan kontribusi positif, justru merusak lingkungan dan membahayakan nyawa masyarakat," katanya.

Guna mencegah para penambang kucing-kucingan, Pemkot Serang telah menginstruksikan Satpol PP dan instansi terkait untuk melakukan penjagaan ketat serta pengawasan melekat di sekitar lokasi tersebut.

Duka mendalam dirasakan keluarga korban. Amaru, salah seorang warga setempat, menceritakan detik-detik penemuan dua korban yang diketahui bernama Adam dan Fattah (7). 

Keduanya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada Senin (26/1) dini hari di dalam kubangan air bekas galian setelah sempat dinyatakan hilang.

"Terakhir kali, keduanya terlihat sedang memancing di jembatan yang letaknya tak jauh dari area pertambangan. Saat ditemukan posisinya sudah meninggal dan kaku dua-duanya," ujarnya.

Jenazah kedua korban kini telah disemayamkan dan dimakamkan oleh pihak keluarga di pemakaman umum setempat. (ant/dpi)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
DPR Soroti Maraknya Banjir, Komisi VIII Minta BAZNAS Perbanyak Distribusi Bantuan
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Cedera Paksa Anthony Ginting dan Jafar/Felisha Absen di Thailand Masters 2026
• 21 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Menteri Sebut Bakal Bangun Dam Menggunakan Area Taman Nasional di Aceh-Sumut
• 22 jam lalujpnn.com
thumb
Erwin Ciputra Borong 400.000 Saham Petrosea (PTRO)
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Rincian Biaya Tune-up Motor, Biar Enggak Kaget!
• 2 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.