jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan bakal membangun dam atau bendungan di Aceh dan Sumatera Utara menggunakan area taman nasional.
Dia mengaku sudah berdiskusi dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antony untuk bisa membangun dam di beberapa taman nasional.
BACA JUGA: Prudential Syariah Bersama Dompet Dhuafa-LAZISNU Kirim Bantuan ke Aceh
Dam atau bendungan sendiri merupakan konstruksi yang dibangun untuk menahan laju air.
Hal itu diutarakan Dody dalam Rapat Koordinasi Lintas K/L dan konferensi pers perihal progres penanganan bencana di Wilayah Sumatera, di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, pada Senin (26/1).
BACA JUGA: Dukung Upaya Pemulihan Bencana di Aceh Tamiang & Tapteng, Chubb Life Bagi-Bagi Makanan Bergizi
“Aceh dan Sumut ini rencananya dam-dam-nya akan banyak menggunakan lahan-lahan dari Taman Nasional,” ucap Dody.
“Dan alhamdulillah beliau (Menhut) mengizinkan kami untuk apa, menyiapkan DAM di, di beberapa Taman Nasional beliau,” lanjutnya.
BACA JUGA: WNA Diduga Terlibat Tambang Emas Ilegal di Aceh, Imigrasi Datangi Lokasi
Dody bilang, saat ini wilayah Aceh dan Sumatera Utara tidak memiliki dam atau bendungan. Sementara Sumatera Barat disebut sudah mempunyai dam.
“DAM ini fungsinya adalah manakala terjadi hujan lebat sekali di atas, di hulu-hulu, air-air dan kayunya kalaupun masih ada, tidak turun sampai dengan Tamiang dan sekitarnya yang di hilir,” jelas Dody.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum Wida Nurfaida menjelaskan bahwa pembangunan dam dipastikan tidak akan mengganggu taman nasional itu sendiri.
“Dam ini kita buat karena untuk menjamin yang di wilayah terutama di arah Gayo Lues apabila dibangun di arah hulunya, dibangun check dam ataupun dam itu sendiri sehingga akan mengamankan daerah-daerah yang di bawahnya,” tutur Wida. (mcr4/jpnn)
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi



