Gedung Putih Salahkan Demokrat soal Penembakan Petugas Imigrasi di Minneapolis

kumparan.com
13 jam lalu
Cover Berita

Gedung Putih buka suara soal penembakan yang dilakukan agen imigrasi federal di Minneapolis. Kasus terbaru penembakan itu menewaskan seorang perawat ICU, Alex Pretti (37).

Ini adalah penembakan fatal kedua terhadap warga negara AS di Minnesota bulan ini. Peristiwa tersebut memicu kemarahan publik.

Dikutip dari Reuters, Presiden AS Donald Trump mengatakan tidak ingin melihat orang terluka dan terbunuh di jalanan Amerika Serikat.

Sekretaris pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyalahkan Partai Demokrat atas insiden tersebut.

"Mari kita perjelas keadaan yang menyebabkan momen itu pada hari Sabtu. Tragedi ini terjadi sebagai akibat dari perlawanan yang disengaja dan bermusuhan oleh para pemimpin Demokrat di Minnesota selama berminggu-minggu," kata Leavitt dikutip dari Reuters, Selasa (27/1).

Pemerintahan Trump menyebut penembakan dilakukan karena Pretti mendekati agen imigrasi dengan pistol. Namun, video dari tempat kejadian menunjukkan Pretti memegang telepon, bukan pistol, saat ia bergulat dengan agen imigrasi hingga terjatuh ke tanah.

Rekaman itu juga menunjukkan petugas mengeluarkan senjata api yang disimpan di dekat pinggang Pretti setelah ia dilumpuhkan, beberapa saat sebelum mereka menembaknya hingga tewas. Pretti adalah pemilik senjata api berlisensi.

Leavitt memastikan insiden itu tidak akan membuat Trump mundur untuk mendeportasi para imigran ilegal.

"Trump tidak akan pernah mundur dari janjinya untuk mendeportasi imigran ilegal kriminal yang melakukan kekerasan dan membuat Amerika aman kembali, dan ia menyambut semua kerja sama dalam upaya tersebut," tuturnya.

Para pemimpin Demokrat sangat menentang peningkatan jumlah agen imigrasi pemerintahan Trump ke Minnesota. Mereka menggambarkan kebijakan itu sebagai invasi tanpa hukum yang membahayakan keselamatan publik. Protes besar-besaran dilakukan masyarakat untuk menentang kebijakan Trump itu.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Penyaluran BBM Subsidi di Bawah Kuota Sepanjang 2025, Negara Hemat Rp 5 Triliun
• 1 jam lalukatadata.co.id
thumb
Update Tragedi Longsor Cisarua: 38 Jenazah Ditemukan, Tim SAR Tambah Alat Berat untuk Pencarian
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Kezia Syifa Maghfira, Wanita Asal Tangerang Putuskan Bergabung dengan US Army
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
Peringatan Dini BMKG 28-29 Januari 2026: Hujan Lebat Mengintai, Sejumlah Wilayah Siaga
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Ahok Pastikan Hadir Jadi Saksi di Sidang Kasus Anak Riza Chalid Hari Ini
• 10 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.