Bencana Hantam Amerika, KBRI Beri Peringatan ke WNI

cnbcindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita
Foto: Cuaca ekstrem yakni badai salju menerjang AS, 24 Januari 2026. (REUTERS/Nick Oxford)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kondisi cuaca ekstrem sedang melanda Amerika Serikat (AS). Karenanya Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Washington memberi imbauan kepada warga negara Indonesia (WNI), khususnya di Washington D.C.

"Sehubungan dengan kondisi cuaca ekstrem yang masih berlangsung serta terbatasnya akses dan mobilitas di Washington, D.C., kami mengimbau kepada para WNI di wilayah DMV (District of Columbia, Maryland dan Virginia) untuk menunda perjalanan yang tidak mendesak dan membatasi aktivitas di luar ruangan," tulis akun resmi @indonesiaindc, Selasa (27/1/2026).

"Meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi jalan dan trotoar yang licin akibat salju dan es. Mematuhi ketentuan snow emergency yang berlaku di wilayah masing-masing," tambahnya.


Baca: AS Dihantam Malapetaka, Warga Hidup Tanpa Listrik-Penerbangan Lumpuh

WNI juga diminta memastikan kesiapan kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat di rumah. Termasuk memperhatikan kondisi kesehatan serta mewaspadai risiko hipotermia, khususnya bagi anak-anak, lansia, dan kelompok rentan.

"Mengikuti informasi resmi dari pemerintah kota atau otoritas setempat," tambah pengumuman itu.

"Dalam keadaan darurat, WNI dapat menghubungi layanan darurat 911 atau hotline keamanan di kota masing-masing. Khusus untuk keadaan darurat yang melibatkan WNI, silakan menghubungi Hotline KBRI Washington, D.C. di nomor +1 (202) 569-7996," tulis pengumuman lagi.

Baca: Penampakan Terkini Malapetaka di AS, Jutaan Warga Hidup Tanpa Listrik

Perlu diketahui salju ekstrem sudah melanda AS sejak pekan lalu, menerjang kawasan Teluk Meksiko hingga wilayah timur laut. Hal ini menimbulkan pemadaman listrik massal, pembatalan puluhan ribu penerbangan, hingga korban jiwa.

Sedikitnya tujuh orang dilaporkan meninggal dunia akibat cuaca ekstrem tersebut. Sementara lebih dari satu juta warga di wilayah selatan hidup tanpa pasokan listrik.

Presiden AS Donald Trump juga menyetujui status darurat bencana federal untuk 12 negara bagian, yakni South Carolina, Virginia, Tennessee, Georgia, North Carolina, Maryland, Arkansas, Kentucky, Louisiana, Mississippi, Indiana, dan West Virginia. Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) menyebutkan bahwa total 17 negara bagian dan Distrik Columbia telah menetapkan status darurat cuaca.

Baca: Crane Bawa Berat 1 Ton Ambruk, Hantam Rumah Warga

(sef/sef)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Perubahan Iklim,Gurun Sahara Jadi Lebih Basah

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Modifikasi Cuaca Hari Ke-11, Tebar Garam di Tangsel dan Laut Jawa
• 20 jam lalumerahputih.com
thumb
Viral Karyawati Bank di Riau Tewas Usai Dijambret, Pelaku Sejoli Ditangkap
• 18 jam laludetik.com
thumb
Girona vs Getafe Berakhir Imbang
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Pengamat: Reshuffle Mungkin Terjadi dalam Konteks Luas
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Reza Arap Diduga di TKP Kematian Lula Lahfah, Polisi: Kita Dalami Timeline-nya
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.