SRC Klaim Omzet Toko Kelontong Naik hingga 42 Persen

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

BOGOR, KOMPAS.com - Sampoerna Retail Community (SRC) mengklaim omzet toko kelontong yang bergabung SRC naik hingga 42 persen.

“Setelah bergabung dengan SRC, laporan rata-rata omzet toko kelontong meningkat 42 persen dengan hampir 92 persen di antaranya telah terdigitalisasi,” ucap Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk, Ivan Cahyadi di LMAC, Lido, Kabupaten Bogor, Senin (26/1/2026) malam.

Sejak berdiri 18 tahun, SRC tumbuh dari pendampingan sederhana untuk toko kelontong hingga kini telah menaungi lebih dari 250.000 toko.

Baca juga: Nasib Karyawan Toko Elektronik Rawa Buaya di Kawasan Langganan Banjir

SRC didukung 6.300 mitra SRC dan terhubung melalui 10.000 paguyuban SRC seluruh Indonesia.

Di tingkat nasional, keseluruhan ekosistem SRC pada tahun 2022 tercatat omzet tahunan sebesar Rp 236 triliun atau sekitar 11,36 persen PDB Nasional.

“Selain itu, 77 persen toko SRC memperluas lini usaha mulai dari produk digital hingga layanan pembayaran. Sehingga tercipta sumber penempatan baru sekaligus memperkuat loyalitas pelanggan,” ujarnya.

Menurut dia, pemberdayaan toko kelontong tidak lagi sesederhana pendampingan usaha.

Namun menjanjikan strategi nyata dalam memperkuat kemandirian ekonomi rakyat.

Apalagi, sekitar 54 persen pemilik toko kelontong dalam SRC merupakan wanita sebagai tulang punggung keluarga.

“Sejalan dengan komitmen kami untuk tumbuh bersama Indonesia, Sampoerna terus menghadirkan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional,” ujarnya.

Baca juga: Saat Pedagang Es Gabus di Kemayoran Dicurigai Gunakan Bahan Spons...

“Daya ungkit dari ekosistem ini pun hari ini sudah terasa sampai ke pelosok setingkat komunitas melalui pojok lokal,” tambah dia.

Omzet tahunan SRC tembus Rp 236 triliun

Keseluruhan ekosistem SRC disebut menghasilkan omzet sebesar Rp 236 triliun per tahun atau setara dengan 11,36 persen PDB Retail Nasional.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Capaian ini disebut mengartikan pemberdayaan toko kelontong bukan sekadar pendampingan usaha, melainkan juga strategi nyata memperkuat kemandirian ekonomi rakyat yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

“Sejalan dengan komitmen kami untuk tumbuh bersama Indonesia, Sampoerna terus menghadirkan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional,” terang Ivan.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Thomas Djiwandono RESMI Jabat Deputi Gubernur BI, Dianggap Figur yang Diterima Parpol
• 6 jam laludisway.id
thumb
Dilaporkan Eggi Sudjana, Roy Suryo: Saya Ketawa Saja
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Rocky Gerung Diperiksa sebagai Ahli untuk Roy Suryo Cs: Enggak Ada Urusan Memberatkan, Meringankan
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Makassar Masuk Lima Besar Dunia dalam Program Kesehatan Lingkungan
• 19 jam lalurepublika.co.id
thumb
Atasi Banjir Jakarta Utara, Pramono Anung Targetkan Normalisasi Kali Cakung Lama Rampung 2027
• 7 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.