Atasi Banjir Jakarta Utara, Pramono Anung Targetkan Normalisasi Kali Cakung Lama Rampung 2027

suara.com
9 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Pemprov DKI Jakarta memprioritaskan normalisasi Kali Cakung Lama di Jakarta Utara untuk menanggulangi masalah banjir perkotaan.
  • Proyek normalisasi sepanjang 8,5 kilometer ini ditargetkan selesai akhir 2027 dengan pengerukan 45.000 meter kubik.
  • Fokus utama adalah pelebaran Kali Begog dari dua meter menjadi lima belas meter untuk memperlancar aliran air.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah memprioritaskan proyek normalisasi Kali Cakung Lama di kawasan Rawa Indah, Cilincing, Jakarta Utara, untuk menanggulangi persoalan banjir.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung progres pengerjaan sungai yang memiliki panjang total sekitar 8,5 kilometer tersebut.

"Seperti yang saya sampaikan minggu lalu, bahwa kita akan melakukan meneruskan normalisasi Sungai Cakung Lama," ujarnya di lokasi.

Proyek ini ditargetkan rampung pada akhir 2027, dengan total volume pengerukan mencapai 45.000 meter kubik.

Pramono menjelaskan, normalisasi Kali Cakung Lama dibagi ke dalam 17 segmen pengerjaan yang pelaksanaannya harus segera diputuskan.

Salah satu fokus utama proyek ini adalah mengatasi penyempitan atau bottleneck yang terjadi di bagian hilir, tepatnya di Kali Begog.

Sungai yang semula hanya memiliki lebar sekitar 2 meter tersebut akan diperlebar hingga 15 meter guna memperlancar aliran air menuju muara.

Gubernur menegaskan, pengerjaan infrastruktur tersebut tidak boleh dilakukan secara sepotong-sepotong agar hasilnya maksimal bagi warga.

Jika proyek ini rampung, wilayah-wilayah yang selama ini menjadi langganan banjir seperti Kelapa Gading, Sukapura, hingga Semper Barat diharapkan dapat tertangani dengan baik.

Baca Juga: Kawasan Sukapura Cilincing Kembali Tergenang Banjir, Sudah Lima Kali di Bulan Ini

Pemprov DKI Jakarta juga memastikan akan melakukan pembebasan lahan untuk pembuatan jalan inspeksi di sepanjang bantaran kali.

"Ini terus terang harus diputuskan dan ini merupakan bagian yang saya prioritaskan untuk diputuskan," tegas Pramono.

Saat ini, sebanyak sembilan alat berat amfibi dan dua ekskavator long arm telah dikerahkan untuk mempercepat proses normalisasi.

Petugas lapangan dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta bekerja setiap hari Senin hingga Jumat, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, guna mengejar target yang telah ditetapkan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Respons Dinamika Industri Properti, Begini Strategi Diferensiasi PPRO
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Polda Metro Bekuk 2 Orang di Tangerang, Sita Narkoba Senilai Rp 42 M
• 22 menit laludetik.com
thumb
Meta, TikTok dan YouTube Hadapi Sidang Kasus Kecanduan Remaja
• 3 jam laluidntimes.com
thumb
Mutasi 85 Perwira Polri, Pengamat Ingatkan Jangan Sekadar Formalitas
• 9 jam lalumerahputih.com
thumb
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire, Seluruh Penumpang Dilaporkan Selamat
• 7 jam lalumerahputih.com
Berhasil disimpan.