Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan evaluasi mayor terhadap sejumlah indeks saham, termasuk IDX30, LQ45, dan IDX80.
IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan evaluasi mayor terhadap sejumlah indeks saham, termasuk IDX30, LQ45, dan IDX80.
Hasil evaluasi ini akan berlaku efektif mulai 2 Februari 2026 hingga 30 April 2026, sebagaimana tertuang dalam pengumuman resmi BEI.
Pada indeks IDX30, dua saham baru resmi masuk sebagai konstituen, yakni PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK).
Masuknya kedua saham ini sekaligus menggantikan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) yang terdepak dari daftar IDX30 pada evaluasi kali ini.
Sementara itu, di indeks LQ45, BEI mencatat satu pendatang baru, yaitu PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN). Saham yang keluar dari indeks saham paling likuid ini adalah PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES). Perubahan ini mencerminkan penyesuaian terhadap likuiditas dan kapitalisasi pasar selama periode evaluasi.
Kemudian, indeks IDX80 mencatat sejumlah perubahan yang lebih dinamis. Beberapa saham baru yang masuk antara lain BREN, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA).
Di sisi lain, PT Avia Avian Tbk (AVIA), PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), dan PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) harus keluar dari jajaran konstituen IDX80. (Aldo Fernando)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484503/original/061707800_1769435080-InShot_20260126_194107988.jpg.jpeg)

