Tak Kunjung Temui Kesepakatan, Trump Ancam Naikkan Tarif Barang Korea Selatan

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, kiri, dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung terlihat di layar di ruang transaksi valuta asing kantor pusat Hana Bank di Seoul, Korea Selatan, Selasa, 27 Januari 2026. (Sumber: AP Photo/Ahn Young-joon)

WASHINGTON, KOMPAS.TV — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin (26/1/2026) mengatakan, ia akan menaikkan tarif barang-barang dari Korea Selatan.

Ancaman ini dikeluarkan karena majelis nasional Korea Selatan hingga kini belum menyetujui kerangka perdagangan yang diumumkan tahun lalu.

Trump mengatakan di media sosial, pajak impor akan dinaikkan untuk mobil, kayu, dan obat-obatan farmasi dari Korea Selatan.

Sementara tarif untuk barang-barang lain akan naik dari 15% menjadi 25%.

Presiden AS sebelumnya memberlakukan tarif tersebut dengan mendeklarasikan keadaan darurat ekonomi dan melewati Kongres.

Sementara Korea Selatan membutuhkan persetujuan legislatif untuk kerangka kerja yang diumumkan pada bulan Juli dan ditegaskan selama kunjungan Trump ke negara tersebut pada bulan Oktober.

“Kesepakatan Perdagangan kita sangat penting bagi Amerika. Dalam setiap Kesepakatan ini, kita telah bertindak cepat untuk mengurangi tarif kita sesuai dengan transaksi yang disepakati,” kata Trump.

“Tentu saja, kita mengharapkan Mitra Dagang kita untuk melakukan hal yang sama,” imbuhnya.

Baca Juga: Pakar: Ancaman Tarif Trump ke Eropa Bagian dari Kompetisi Kekuatan Global yang Irreguler

Ancaman tersebut merupakan pengingat drama tarif yang dilancarkan tahun lalu oleh Trump kemungkinan akan terulang lagi dan lagi tahun ini.

Ekonomi global dan pemilih AS mungkin akan mendapati struktur perdagangan dunia terus-menerus mengalami gangguan dan negosiasi baru karena Trump telah berupaya memberlakukan tarif untuk memaksa negara lain tunduk pada kehendaknya.

Sebelumnya, Trump telah mengaitkan tarifnya dengan komitmen Korea Selatan untuk menginvestasikan $350 miliar di ekonomi AS selama beberapa tahun, termasuk upaya untuk merevitalisasi galangan kapal Amerika.

Penulis : Tussie Ayu Editor : Deni-Muliya

1
2
Show All

Sumber : The Associated Press

Tag
  • kebijakan tarif
  • perang tarif
  • tarif AS untuk korsel
  • as naikkan tarif untuk korsel
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
John Herman Segera ke Eropa, Berburu Pemain Keturunan untuk Timnas Indonesia
• 18 jam lalubola.com
thumb
Kapolri Rela Tinggalkan Jabatan Jika Polri di Bawah Kementerian
• 20 jam lalukompas.id
thumb
SPPG di Pabean Cantian Tetep Beroperasi, Target Tambah Penerima Manfaat
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Pengamat: Reshuffle Mungkin Terjadi dalam Konteks Luas
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Ahok: Golf Tempat Negosiasi Paling Sehat dan Murah, Bukan Sekadar Olahraga
• 42 menit laluokezone.com
Berhasil disimpan.