Chery Bangun Pabrik di Vietnam, Nasib Indonesia Bagaimana?

medcom.id
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Chery mengumumkan lokasi pembangunan fasilitas manufaktur barunya bakal berada di Vietnam. Proyek tersebut bakal direalisasikan pada tahun ini, dan menjadi fasilitas produksi terbesar di kawasan Asia Tenggara untuk merek asal China itu.
 
Tidak tanggung-tanggung, investasi senilai USD800 juta (setara Rp13,4 triliun) digelontorkan oleh Chery. Lokasi pabrik bakal berada di Provinsi Hung Yen, wilayah Vietnam bagian utara, yang sedang dikembangkan sebagai lokasi investasi asing.
 
Nantinya pabrik ini memiliki kapasitas produksi hingga 200 ribu unit per tahun untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan berperan sebagai pusat ekspor ke sejumlah negara, seperti dikutip dari Nikkei Asia. Pada tahap awal, pabrik di Vietnam diperkirakan memproduksi sekitar 30–60 ribu unit per tahun. 

Kapasitas tersebut akan terus ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai angka maksimal pada 2030. Selain melayani kebutuhan pasar domestik, fasilitas ini juga akan difungsikan sebagai hub ekspor untuk negara-negara dengan konfigurasi setir kiri. Baca Juga:
Teknologi Hybrid Sebagai Motor Penjualan Chery di Indonesia
"Investasi dan kapasitas produksi kami di Vietnam adalah yang terbesar di antara negara-negara ASEAN. Kami membangun pabrik yang benar-benar baru di sini. Saat datang ke Vietnam, kami memiliki banyak pilihan. Kami memutuskan membawa Omoda dan Jaecoo ke sini karena kami lebih percaya diri dengan kualitas, desain, dan teknologi merek ini," kata General Director of Chery’s operations di Vietnam untuk Omoda & Jaecoo, Simon Lius. Indonesia Tetap Menjadi Perhatian Meski Chery sudah memastikan kehadiran pabrik di Vietnam, namun Indonesia tetap menjadi perhatian. Presiden DIrector Chery Group Indonesia, Zheng Shuo, menegaskan tidak akan menghentikan rencana untuk memiliki pabrik sendiri.
 
“Untuk pabrik di Indonesia, kami akan mulai ground breaking tahun ini. Sehingga harapannya bisa segera selesai dan beroperasi," tegas Zheng Shuo di Kelapa Gading beberapa waktu lalu.
 
Pabrik ini nantinya akan memproduksi seluruh merek yang berada di bawah Chery Group. Sehingga diharapkan penjualan bisa lebih optimal dan ketersediaan unit menjadi lebih cepat.
 
“Tapi bukan berarti semua unit akan diproduksi di pabrik tersebut. Karena ada kemungkinan kebutuhan produksi lebih besar dari kapasitas sehingga masih memerlukan kerja sama dengan perusahaan lain,” lanjutnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Judi Online Kian Marak, Kapolri Beberkan Penyebabnya
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Alasan Pemkot Surabaya Ubah Skema Beasiswa SMA, Banyak Tunggakan di Sekolah
• 19 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pemkot Depok Terapkan WFH Tiap Hari Kamis, Ini Tujuannya
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Pengelolaan Sampah RI Baru 25%, Hanid Faisol: Target 63% Berat!
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Plt Bupati Bekasi Semprot Pengembang Perumahan: Rapikan Banjir Dulu, Baru Izinnya Bisa Lagi
• 16 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.