KUALA LUMPUR, KOMPAS.TV - Tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia untuk sementara diizinkan kembali bermain setelah Pengadilan Arbitrase Olahraga atau Court of Arbitration for Sport (CAS) mengabulkan permohonan penangguhan pelaksanaan hukuman (stay of execution) atas skors yang sebelumnya dijatuhkan FIFA.
Keputusan sementara ini membuat ketujuh pemain dapat kembali beraktivitas di dunia sepak bola sambil menunggu putusan akhir banding di CAS.
Namun, penangguhan tersebut tidak berarti hukuman FIFA telah dibatalkan, karena proses hukum masih berjalan.
Sebelumnya pada September lalu, FIFA menjatuhkan sanksi kepada Football Association of Malaysia (FAM) berupa denda sebesar 350.000 franc Swiss serta skors 12 bulan terhadap tujuh pemain.
Baca Juga: Polemik Sanksi FIFA ke Malaysia: TMJ Pertanyakan Keputusan, FAM Siapkan Banding
Sanksi tersebut dijatuhkan setelah FIFA menilai terdapat dokumen yang tidak sesuai dalam proses naturalisasi para pemain.
Dalam pernyataan resminya, Senin (26/1/2026) malam, FAM mengonfirmasi CAS telah mengabulkan permohonan stay of execution yang diajukan oleh para pemain.
“Ini berarti skors 12 bulan dari seluruh aktivitas sepak bola yang dijatuhkan FIFA terhadap tujuh pemain tersebut ditangguhkan sementara,” kata FAM dalam pernyataannya.
“Para pemain kini diizinkan untuk melanjutkan karier dan mengikuti aktivitas sepak bola hingga CAS mengeluarkan putusan final.”
FAM tidak menyebutkan kapan putusan akhir dari CAS akan diumumkan.
Ketujuh pemain yang mendapat penangguhan hukuman tersebut adalah:
- Facundo Garcés
- Rodrigo Holgado
- Imanol Machuca
- João Figueiredo
- Gabriel Palmero
- Jon Irazabal
- Héctor Hevel
Baca Juga: FIFA Tolak Banding FAM dan 7 Pemain Naturalisasi Malaysia, Sanksi Pemalsuan Dokumen Tetap Berlaku
Seluruh pemain tersebut sebelumnya telah tampil bersama Timnas Malaysia yang berjulukan Harimau Malaya.
Kasus ini bermula dari proses naturalisasi tujuh pemain yang berasal dari Argentina, Brasil, Belanda, dan Spanyol.
Otoritas Malaysia sebelumnya mengeklaim para pemain tersebut telah memenuhi syarat karena memiliki kakek atau nenek yang lahir di Malaysia, sehingga dinilai memenuhi aturan FIFA terkait status kewarganegaraan.
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV/Associated Press
- skors FIFA Malaysia
- pemain naturalisasi Malaysia
- banding FAM ke CAS
- Harimau Malaya
- sanksi FIFA Malaysia
- Timnas Malaysia


:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/RUSDI-MASSE-Surya-Paloh-bersama-Rusdi-Masse-123.jpg)