Pemotor Merokok yang Aniaya Pria di Palmerah Catut Nama Polisi sebagai Bekingan

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengendara motor yang memukul dan mengancam pengendara motor lainnya usai ditegur berkendara sambil merokok di dekat Pasar Palmerah, Jakarta Barat, sempat mencatut nama anggota kepolisian sebagai bekingannya.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @wargajakarta.id, pelaku penganiayaan menyebut nama "Pak Joko" dan mengancam akan memanggil sosok tersebut saat bersitegang dengan korban.

"Anak mana sih lu? Lu polisi emang gua tanya? Gua panggilin Pak Joko nih ya," teriak pelaku kepada korban dalam video tersebut.

Baca juga: Salah Tuduh Es Gabus Spons, Suderajat Alami Luka dan Dagangan Dirusak

Terkait hal tersebut, Kapolsek Palmerah Kompol Gomos Simamora membenarkan bahwa ada anggotanya yang bernama Joko.

Namun, pihaknya masih akan mengklarifikasi apakah yang bersangkutan memiliki hubungan dengan pelaku atau tidak.

"Nanti kami akan segera tanyakan kepada Pak Joko, apakah yang bersangkutan mengenal pelakunya atau tidak," ujar Gomos saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (27/1/2026).

Di sisi lain, Gomos menyebut bahwa korban penganiayaan sudah membuat laporan polisi berupa penganiayaan pada 16 Januari 2026 lalu.

Ia menyebut peristiwa cekcok di Jalan Palmerah Barat itu sebenarnya sudah terjadi cukup lama dan videonya baru viral.

"Saya sudah cek, korban sudah membuat LP (laporan polisi) tanggal 16 Januari lalu. Tapi videonya viralnya baru kemarin," kata Gomos.

Sebelumnya diberitakan, seorang pria dipukul hingga diancam dibunuh usai menegur pasangan suami istri yang mengendarai motor merokok di Pasar Palmerah, Jakarta Barat.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @wargajakarta.id, terlihat awalnya dua pemotor melintas di Jalan Palmerah Barat dari arah Kebon Jeruk menuju Slipi.

Baca juga: Dishub Bekasi Bantah Tak Rawat Halte: Kami Selalu Bersihkan, tapi Tak Terekspos

Awalnya, sang perekam menegur pasangan suami istri yang berkendara sambil merokok.

Sang suami terlihat menyetir sambil merokok, serta sang istri yang dibonceng sambil merokok dan menggendong bayi.

Pasangan suami istri itu juga berkendara tanpa menggunakan helm dan tak memiliki pelat nomor di motornya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Di motor enggak boleh ngerokok bro. Abunya kena orang," kata sang perekam kepada pasutri tersebut.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Puluhan Daerah di Jateng Siaga Cuaca Ekstrem hingga Rabu
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sekjen NATO Sentil Eropa yang Ingin Bertahan Tanpa AS: Semoga Beruntung!
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Volatilitas Temporer, OCBC Sekuritas Masih Pede IHSG Bisa Tembus 10.000
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
WNI Gabung Militer Asing: Iming-Iming Gaji Besar, Namun Status Kewarganegaraan Jadi Taruhan
• 10 jam lalusuara.com
thumb
Cek Informasi Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Selasa, 27 Januari 2026: Awas Hujan Deras!
• 14 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.