Rumah Moderasi Beragama Sangha Theravada Indonesia Jadi Simbol Toleransi Antarumat Beragama

disway.id
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, meresmikan Rumah Moderasi Beragama di Wisma Sangha Theravada Indonesia, Cilandak, Jakarta Selatan.

Rumah ini diinisiasi komunitas Buddhis dan difasilitasi Direktorat Jenderal (Ditjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Buddha.

Menteri Agama menegaskan bahwa tempat ini akan menjadi 'Rumah Besar Kemanusiaan', wadah segala perbedaan bertemu dalam dialog yang teduh.

Jauh sebelum peresmian ini, Wisma Sangha Theravada ini telah menjadi ruang dialog antariman.

BACA JUGA:Gelar Festival Kasih Nusantara 2025, Kemenag Perkuat Harmoni dan Toleransi Antarumat Beragama

Sejumlah tokoh keagamaan bersepakat menjadikan bangunan umat Buddha ini sebagai tempat berdialog, berdiskusi dan saling bertukar ide dan bertukar karya antarumat beragama.

Menag mengajak umat merenung bahwa perbedaan adalah desain agung Sang Pencipta, bukan sebuah kebetulan.

Oleh karena itu, kehadiran Rumah Moderasi Beragama bertujuan bukan untuk menyamakan persepsi, melainkan mencari titik temu (kalimatun sawa) demi menjaga keharmonisan.

BACA JUGA:Bupati Mimika Raih Harmony Award 2025, Komitmen Bangun Kerukunan Umat Beragama

"Dunia ini harus dibimbing dengan dua kekuatan: kekuatan konsentrasi yang mewakili keilmuan akademis, dan kekuatan kontemplasi yang mewakili spiritualitas. Rumah ini harus melahirkan manusia yang teduh, yang menyeimbangkan hubungan dengan Tuhan, sesama, dan alam," ujar Menag, Senin 26 Januari 2026.

Menag juga sempat mengutip ayat 129 dari Kitab Dhammapada.

Kitab ini sendiri menjadi panduan praktis moral, perilaku, kebajikan, dan kebijaksanaan umat Buddha untuk mencapai kebahagiaan serta Nibbana. Menag mengingatkan bahwa kedamaian batin mustahil diraih jika bumi tempat tinggal manusia penuh kerusakan.

"Semua orang takut akan hukuman; semua orang takut akan kematian. Setelah membandingkan orang lain dengan diri sendiri, hendaknya seseorang tidak membunuh atau mengakibatkan pembunuhan. Maka dari itulah, mari jadikan tempat ini pusat peningkatan intelektual, spiritualitas, dan kemanusiaan," pesannya.

BACA JUGA:British Council-Kemenag Perkuat Kolaborasi di Bidang Pendidikan dan Kerukunan Antarumat Beragama

Tuan rumah acara, Bhante Dhammasubho Mahatera menyambut peresmian ini dengan perspektif spiritual.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Perkuat Peran Generasi Muda, NHM Sediakan Bus bagi Relawan PMR Ikuti Temu Bakti II
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
Doktif Bongkar Dugaan Strategi dr Richard Lee, Singgung Pola Mangkir hingga Alasan Sakit
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Tiga Skema Susunan Pemain yang Bisa Mengubah Masa Depan Bruno Fernandes, Jika Cole Palmer Merapat ke Manchester United
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Kapal Induk AS Tiba di Timur Tengah, Dikirim untuk Berjaga-Jaga
• 3 jam lalumerahputih.com
thumb
OJK Optimistis Kredit Perbankan Tumbuh Positif pada Kuartal I 2026 Didorong Momentum Ramadan
• 2 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.