Momen Kapolri Tolak Polri di Bawah Kementerian saat Raker DPR, Ada Kapolda hingga Polisi Muda

okezone.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan penolakannya terhadap wacana Polri berada di bawah kementerian. Menurutnya, posisi Polri saat ini di bawah Presiden adalah yang ideal dan tepat. Pernyataan itu disampaikan saat rapat kerja (raker) dengan Komisi III DPR RI, Senin 26 Januari 2026.

Dalam raker, Sigit hadir didampingi pejabat utama Mabes Polri, Kapolda se-Indonesia, hingga polisi muda yang mencatat jalannya rapat. Di barisan depan tampak Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, Irwasum Komjen Wahyu Widada, Kabareskrim Komjen Syahardiantono, dan Kabaintelkam Komjen Yuda Gustawan. Sementara di belakang Kapolri, terlihat Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Ribut Hari Wibowo.

Baca Juga :
Tok! DPR Sepakat Polri Jadi Lembaga di Bawah Presiden hingga Atur Polisi Duduki Jabatan Sipil

Sigit menegaskan, menempatkan Polri di bawah kementerian justru bisa melemahkan institusi, negara, dan Presiden. “Kalau saya harus memilih, saya menolak Polri berada di bawah kementerian. Kalau pun saya yang jadi menteri kepolisian, saya lebih baik jadi petani saja,” ucapnya disambut tepuk tangan riuh Komisi III DPR.

Menurut Kapolri, posisi saat ini memungkinkan Polri bergerak cepat dalam pelayanan masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, dan pengayoman tanpa hambatan birokrasi kementerian. Sigit menyebut wacana menteri kepolisian berpotensi menciptakan “matahari kembar” dalam institusi Korps Bhayangkara, yang justru melemahkan efektivitas kepolisian.

"Apabila ada pilihan antara polisi tetap di bawah Presiden atau ada menteri kepolisian, Kapolri tetap memimpin, saya memilih Kapolri saja yang memimpin. Saya minta seluruh jajaran perjuangkan ini sampai titik darah penghabisan," tegas Sigit menutup raker.

Baca Juga :
5 Fakta Kapolri Tolak Polri di Bawah Kementerian, Pilih Jadi Petani Ketimbang Menteri Kepolisian

(Awaludin)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
3,9 Juta Penerima Bansos Dicoret, Termasuk Pemain Judol
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
7 Waktu Terbaik Mengamalkan Ayat Kursi, Berikut Bacaan Lengkapnya
• 20 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Sinar Mas Asuransi Syariah (SMAS) Garap Produk Unit-linked Perdana
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Kemenpora Tegaskan Komitmen Selesaikan Dualisme Kepengurusan Cabang Olahraga Demi Perlindungan Atlet
• 27 menit lalupantau.com
thumb
Commission XI of the Parliament Appoints Thomas Djiwandono as Deputy Governor of Bank Indonesia
• 23 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.