JAKARTA, DISWAY.ID - Bea Cukai tegaskan perannya dalam mendukung kegiatan ekspor nasional melalui asistensi dan sinergi dengan pelaku usaha di berbagai daerah.
Pendekatan ini tidak hanya bertujuan memastikan kepatuhan terhadap ketentuan kepabeanan, tetapi juga memberikan kepastian layanan, kelancaran proses ekspor, serta meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.
Di Surabaya, Bea Cukai Tanjung Perak menghadiri Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Ekspor Produk Smelter yang diselenggarakan oleh PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) pada Rabu 14 Januari 2026.
BACA JUGA:Heboh Barang Ilegal Langgar Kepabeanan di Kawasan Berikat Cileungsi, Bea Cukai Bogor Lalai?
Kegiatan yang digelar di Surabaya tersebut menjadi forum evaluasi bersama atas pelaksanaan ekspor produk smelter emas dan tembaga, termasuk pembahasan berbagai kendala operasional yang dihadapi di lapangan.
Rapat koordinasi ini dibuka oleh Senior Manager Port & Logistic-Warehouse Advisor PT AMNT, Dody Riandi, yang memaparkan perkembangan ekspor serta tantangan operasional.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Bali, NTB, dan NTT, R. Fajar Donny Tjahjadi, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi kepada PT AMNT sebagai eksportir di bidang industri pertambangan sekaligus penyumbang bea keluar.
BACA JUGA:Bea Cukai Bongkar 160 Juta Batang Rokok Ilegal di Pekanbaru, Nilai Rp 300 Miliar Tanpa Tersangka
Forum evaluasi ini juga dihadiri oleh jajaran pimpinan Bea Cukai lainnya, seperti Kepala Kanwil Bea Cukai Jawa Timur I Untung Basuki, pejabat dari Direktorat Teknis Kepabeanan Kantor Pusat Bea Cukai, serta para kepala kantor Bea Cukai terkait.
Melalui koordinasi ini, Bea Cukai memberikan dukungan konkret agar kegiatan ekspor industri pertambangan dapat berlangsung tertib, terkoordinasi, dan sesuai mekanisme pengawasan yang berlaku.
Bagi pelaku usaha, asistensi ini membantu menciptakan kepastian proses dan kelancaran logistik, sementara bagi masyarakat, ekspor yang berjalan optimal berkontribusi pada penerimaan negara dan penguatan ekonomi nasional.
BACA JUGA:Purbaya Gak Main-main! Wanti-wanti Bea Cukai Berbenah: Kalo Gak Bisa Beres dalam Setahun, Awas!
Sementara itu, di wilayah timur Indonesia, Bea Cukai Ternate mengawali tahun 2026 dengan memperkuat asistensi ekspor sektor perikanan.
Bertempat di Ternate, Bea Cukai Ternate berkolaborasi dengan Badan Mutu Ternate dalam memberikan asistensi ekspor kepada PT Kelola Mina Samudera dan Koperasi Santo Alvin pada Rabu 22 Januari 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan program Sinergi Ekspor Maluku Utara (Semut) untuk mendorong ekspor nontambang dari wilayah kepulauan.
- 1
- 2
- »



