KINI, Arsenal hanya membutuhkan hasil imbang saat menjamu Kairat di Stadion Emirates, Kamis (29/1) malam, demi menyegel status juara grup fase liga Liga Champions.
Meski diunggulkan, The Gunners wajib menjaga fokus untuk menghapus luka menyusul kekalahan perdana mereka di kandang pada kompetisi domestik akhir pekan lalu. Sejauh ini, armada Mikel Arteta tampil nyaris sempurna di pentas Eropa dengan menyapu bersih 21 poin dari tujuh laga.
Kemenangan impresif 3-1 atas Inter Milan di San Siro pekan lalu menjadi bukti sahih kekuatan Arsenal, yang kini tercatat sebagai tim dengan pertahanan terbaik sekaligus lini serang tertajam di kompetisi.
Baca juga : Arsenal Incar Juara Grup saat Hadapi Kairat di Emirates Stadium
Namun, kekalahan mengejutkan 2-3 dari Manchester United di Liga Primer Inggris menjadi sinyal peringatan. Arteta mengakui bahwa kesalahan individu yang tidak biasa menjadi penyebab tumbangnya keangkeran Emirates.
"Kami berada di bawah standar, terutama dalam performa individu. Dalam sepak bola, terkadang Anda dihukum karena kesalahan itu. Kami tahu apa yang dibutuhkan pemain dan kami akan bermain jauh lebih baik di laga nanti," ujar Arteta dikutip dari laman resmi klub.
Di sisi lain, Kairat datang sebagai tim debutan yang sudah dipastikan tersingkir. Wakil Kazakhstan ini terpuruk di peringkat ke-36 dengan hanya mengoleksi satu poin. Meski berstatus tim papan bawah, pasukan Rafael Urazbakhtin tetap mengusung misi harga diri demi menghindari posisi juru kunci klasemen akhir.
Laga itu menjadi panggung pembuktian bagi Arsenal untuk segera bangkit. Kemenangan meyakinkan atas Kairat tidak hanya akan mengunci posisi puncak, tetapi juga mengembalikan kepercayaan diri publik Emirates sebelum memasuki babak 16 besar. (Ndf/P-3)





