Grid.ID - Sudah bukan rahasia lagi jika Ferry Maryadi dan istrinya, Deswita Maharani sangat dekat dengan sosok Syifa Hadju. Bahkan mereka berdua bisa dibilang sebagai orang tua kedua dari Syifa Hadju.
Kedekatan mereka memang sudah terjalin sejak lama saat mereka berada dalam satu proyek sinetron bareng. Hubungan itu semakin erat seiring berjalannya waktu dan komunikasi yang intens antar keluarga.
Bahkan saat Syifa Hadju lamaran dengan El Rumi belum lama ini, Ferry Maryadi dan Deswita Maharani turut hadir dengan mengenakan pakaian warna yang sama dengan keluarga Syifa. Kehadiran mereka menjadi sorotan karena menunjukkan kedekatan yang begitu hangat.
Soal undangan lamaran Syifa Hadju dan El Rumi, Ferry menjelaskan bahwa persiapannya sudah lama.
“Udah lama dikasih tahu, maksudnya bukan H min, tapi udah beberapa minggu diinformasikan karena takutnya jadwalkan bentrok. Tapi memang pada saat itu ada bentrok, jadi jadwal liburannya itu dipercepat,” ujarnya dikutip dari tayangan Pagi Pagi Ambyar pada Selasa (27/1/2026).
Ferry bersama istrinya, Deswita, juga memakai baju berwarna hijau yang sama seperti keluarga Syifa. Hal ini semakin menegaskan posisi mereka sebagai bagian penting dalam momen spesial tersebut.
Sebagai orang yang dianggap bapak kedua bagi Syifa Hadju, Ferry merasa bangga bisa hadir di tengah keluarga inti.
“Alhamdullilah suatu kebanggaan buat saya bisa ada di tengah-tengah, apalagi di keluarga inti disejajarkan dengan neneknya, dengan keluarga-keluarga dari Syifa gitu dan juga dapat seragam. Itu menjadi sebuah kebanggaan buat saya, kalau bahasa Sunda teh aku diaku,“ ungkapnya.
Kedekatan Ferry Maryadi dan Deswita Maharani dengan Syifa Hadju bukan sekadar hubungan profesional, tapi sudah seperti keluarga sendiri. Mereka selalu hadir untuk mendukung berbagai momen penting dalam hidup Syifa, baik dalam karir maupun kehidupan pribadinya.
“Aku kenal dia kan dari umur belasan tahun di sebuah sinetron, aku sempat jadi bapaknya dia. Terus kedekatan kita ternyata bukan hanya di TV atau kerjaan. Selesai itu pun ternyata kita jadi makin deket, makin deket juga sama keluarganya, sama adiknya, sama bapaknya. Terus sampai sekarang banyak sekali yang bisa kakak (Syifa Hadju) ceritakan ke kita," katanya.
“Kita share mulai dekat dengan siapa, terus minta pendapat saya juga. Sampai kita ngobrolin soal keseriusan kakak sendiri,” lanjutnya.
Syifa memang kerap curhat kepada Ferry dan Deswita, dan kedekatan ini dianggap penting sebagai orang tua kedua yang hadir untuk membimbingnya. Hal itu juga membuat Ferry bisa menilai sosok El Rumi dengan lebih dekat dan memahami alasan mengapa ia tepat menjadi pasangan Syifa.
“Kita kan didekatkan sama El di suatu program TV juga, terus kalau gue kan menilai orang dari adabnya dia, sopan santun terhadap orang yang usianya lebih tua, terus ibadahnya, terus kebiasaan-kebiasaannya dia memang berbeda dengan anak-anak seumuran dia, terus meratukan Syifa dengan natural yang nggak dibikin-bikin,” tutupnya.
Momen lamaran Syifa Hadju dan El Rumi menunjukkan bahwa hubungan keluarga bisa hangat dan penuh kasih. Kehadiran Ferry dan Deswita membuktikan bahwa ikatan keluarga tidak selalu soal hubungan darah, tapi juga tentang rasa dekat dan perhatian satu sama lain. (*)
Artikel Asli



