Penulis: Kris Kamisma
TVRINews, Boalemo
Bupati Boalemo, Rum Pagau, bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Proyek Nasional Kampung Nelayan Merah Putih di Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo.
Pembangunan kampung nelayan ini merupakan bagian dari program unggulan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang berhasil diwujudkan melalui upaya Pemerintah Kabupaten Boalemo. Proyek tersebut berlokasi di Desa Pentadu Barat, kawasan pesisir Kecamatan Tilamuta, dengan anggaran yang bersumber dari daerah mencapai Rp22 miliar.
Prosesi peletakan batu pertama turut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Boalemo sebagai wujud sinergi dalam pembangunan daerah, khususnya sektor kelautan dan perikanan.
Bupati Boalemo, Rum Pagau, menyebut pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih menjadi momentum penting bagi masyarakat pesisir. Menurutnya, keberadaan kampung nelayan ini telah lama dinantikan oleh para nelayan setempat.
“Ini adalah kebanggaan besar bagi kita semua. Para nelayan telah menunggu fasilitas yang mampu mendukung aktivitas mereka secara lebih layak dan modern. Dengan hadirnya kampung nelayan ini, kami ingin memastikan kesejahteraan masyarakat pesisir semakin meningkat,” ujar Rum Pagau.
Kampung Nelayan Merah Putih nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti tempat penyimpanan ikan, tempat pelelangan ikan (TPI), bengkel, serta sarana produksi lain yang dibutuhkan nelayan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil tangkap.
Rum Pagau menambahkan bahwa pembangunan ini diharapkan menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami ingin kampung nelayan ini menjadi pilar ekonomi baru di Boalemo, terutama di sektor kelautan dan perikanan. Pembangunan ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi tentang membangun masa depan nelayan yang lebih sejahtera dan mandiri,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Boalemo juga menegaskan pentingnya pengelolaan yang profesional dan berkelanjutan agar fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal demi kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap kampung nelayan ini dapat dikelola dengan baik dan berkelanjutan, serta benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat. Ini investasi jangka panjang untuk generasi nelayan kita ke depan,” pungkas Rum Pagau.
Editor: Redaksi TVRINews





