Grid.ID – Proses olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait meninggalnya selebgram Lula Lahfah di Apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan, telah tuntas dilakukan oleh pihak kepolisian.
Informasi tersebut disampaikan oleh petugas keamanan apartemen setempat, Anwar. Ia memastikan bahwa seluruh rangkaian olah TKP sudah selesai sejak hari pertama kejadian.
“Sudah selesai semua, dari hari itu juga sudah selesai,” kata Anwar di Apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Selasa (27/1/2026).
Meski demikian, Anwar mengaku tidak mengikuti secara langsung proses tersebut karena tidak sedang bertugas saat peristiwa terjadi.
“Enggak ada saya, saya enggak piket. Saya lagi libur,” ujar Anwar.
Anwar pun meminta awak media untuk memperoleh informasi lanjutan langsung dari pihak kepolisian yang menangani kasus ini.
“Lebih jelasnya semua ke Polres Jakarta Selatan,” ungkap Anwar.
Sementara itu, aparat kepolisian masih terus mendalami penyebab meninggalnya Lula Lahfah. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, mulai dari orang-orang terdekat hingga pihak yang berinteraksi langsung dengan almarhumah sebelum meninggal.
Salah satu saksi yang telah menjalani pemeriksaan adalah Reza Arap. Ia diketahui diperiksa cukup intensif oleh penyidik Polres Metro Jakarta Selatan.
Wakasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Dwi Manggala Yudha, mengungkapkan bahwa Reza Arap mendapat puluhan pertanyaan selama pemeriksaan berlangsung.
“(Reza Arap) diperiksa tadi malam pukul 23.00 sampai 03.45 WIB dengan 30 pertanyaan,” tulis Dwi Manggala melalui pesan singkat.
Sebagai informasi, Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di unit apartemennya di Essence Dharmawangsa pada Jumat, 23 Januari 2026. Jenazah dimakamkan keesokan harinya di TPU Rawa Terate, Jakarta Timur.
Hingga kini, pihak keluarga menduga Lula meninggal akibat riwayat penyakit GERD serta pembengkakan usus yang sebelumnya diderita. (*)
Artikel Asli



