JAKARTA. KOMPAS.TV- PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi pada 22 Maret 2026.
Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan A. Purwantono mengatakan, prediksi tersebut masih akan terus dikalibrasi karena sangat dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah, termasuk penerapan work from anywhere (WFA).
“Untuk puncak arus mudik, kita prediksi di tanggal 22, namun ini masih menunggu kebijakan pemerintah terkait WFA dan lain-lain karena itu sangat berpengaruh," kata Rivan dalam program Mudik Outlook 2026 KompasTV, Selasa (27/1) malam.
"Tahun lalu per hari bisa mencapai sekitar 258.000 kendaraan, bahkan lebih tinggi dari Nataru,” tambahnya.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Tembus 3,6 Juta Kendaraan
Secara total, Jasa Marga memperkirakan sekitar 3,5 sampai 3,6 juta kendaraan akan keluar saat arus mudik, dengan jumlah yang hampir sama pada periode arus balik.
“Sekitar 3,5 sampai 3,6 juta kendaraan diperkirakan akan keluar, dan jumlahnya hampir sama saat arus balik. Dominasi tetap ke Trans Jawa sekitar 50 persen, kemudian 29 persen ke arah Merak, dan sisanya ke arah Jawa Barat,” paparnya.
Rivan menjelaskan, dari total kendaraan yang menuju Trans Jawa, sekitar 51 persen diperkirakan hanya sampai Semarang, sementara hampir 80 persennya mengarah ke Cikampek–Cipularang.
Salah satu titik yang menjadi perhatian utama adalah KM 66, lokasi bertemunya arus dari Trans Jawa dan Cipularang.
Baca Juga: Purbaya Geram Kapal Asing Tak Bayar Pajak, Kemenhub Terancam Kena Potong Anggaran
Penulis : Dina Karina Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- puncak arus mudik
- jasa marga
- korlantas
- mudik 2026
- tol trans jawa



