Jakarta (ANTARA) - Beberapa peristiwa humaniora terjadi di tanah air di sepanjang hari Senin (26/1). Di antaranya, Kemenhut mengerahkan Manggala Agni untuk memadamkan karhutla di Sumatra hingga Basarnas memperkirakan masih ada 61 korban tertimbun longsor Cisarua.
Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca.
Kemenhut kerahkan Manggala Agni padamkan karhutla di Sumatra
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) telah mengerahkan Manggala Agni untuk melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Riau.
Kepala Balai Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera Wilayah Sumatera Ferdian Krisnanto dalam pernyataan dikonfirmasi dari Jakarta, Senin, mengatakan saat ini wilayah Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, dan sebagian wilayah Sumatera Selatan, yaitu Kabupaten Musi Banyuasin rawan karhutla karena peningkatan titik panas dan potensi kekeringan pada musim kemarau.
"Untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan saat ini sudah dimulai operasi patroli pencegahan di Riau. Patroli ini digunakan untuk mendeteksi kondisi lapangan lebih awal, memperkuat koordinasi sehingga informasi lapangan terutama dari masyarakat akan lebih cepat sehingga mempercepat respons apabila ada kejadian. Kemudian untuk cek kondisi bahan bakaran, potensi sumber air dan isu terkait karhutla di masyarakat," kata dia.
Selengkapnya baca di
Badan Geologi: Longsor Cisarua kombinasi geologi purba-air tanah jenuh
Badan Geologi mengungkapkan tragedi gerakan tanah yang menimbun 30 hektare lahan di Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat, bukan sekadar bencana hidrometeorologi biasa, tapi ada kombinasi geologi purba dan kejenuhan air tanah.
Plt Kepala Badan Geologi Lana Saria di Bandung, Senin, menjelaskan, berdasarkan analisis mendalam, menunjukkan adanya kombinasi fatal antara struktur geologi purba yang rapuh dan kejenuhan air tanah yang memicu kegagalan lereng di kawasan cukup padat penduduk tersebut.
"Karakteristik tanah di lokasi kejadian, sebuah bom waktu geologis yang akhirnya meledak," kata Lana.
Berdasarkan analisis data sekunder dan deskwork terkini, Lana menjelaskan lokasi bencana yang berada di koordinat LS 6,796861° dan BT 107,539694° ini berdiri di atas satuan batuan Formasi Endapan Gunungapi Tua Tidak Terpisahkan (QVu).
Selengkapnya baca di sini
Kemenag prioritaskan pendidikan rehabilitasi-rekonstruksi Sumatera
Kementerian Agama menetapkan sektor pendidikan keagamaan sebagai prioritas utama dalam rencana aksi rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Dari sisi Kemenag, anggaran dan surat perintah pelaksanaan sudah siap. Saat ini kami menunggu eksekusi teknis lapangan, terutama terkait akses jalan dan jembatan yang masih rusak,” ujar Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam rapat koordinasi nasional yang digelar di Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, Senin.
Dalam rapat tersebut, Menag memaparkan ada 562 madrasah, 1.033 pesantren, dan 17 perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) menjadi sasaran rehabilitasi prioritas akibat kerusakan infrastruktur pasca bencana.
Selengkapnya baca di sini
Tim SAR kerahkan sembilan alat berat cari 65 korban Longsor Cisarua
Tim Search and Rescue (SAR) gabungan melanjutkan proses pencarian terhadap 65 korban longsor yang masih tertimbun di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Senin (26/1).
Direktur Operasi Badan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Yudhi Bramantyo di Bandung, Senin, mengatakan bahwa pihaknya mengerahkan sembilan alat berat dan tujuh alat pompa air untuk membantu proses evakuasi
“Jadi, hari ketiga ini kita akan melakukan operasi seperti sebelumnya. Untuk hari ini, kita akan mengerahkan sembilan alat berat (excavator) dan tujuh alat alkon (pompa air),” katanya.
Selengkapnya baca di sinisini
Basarnas perkirakan masih ada 61 korban tertimbun longsor Cisarua
Tim SAR gabungan menyebut telah mengevakuasi 29 jenazah korban longsor Cisarua dan menyerahkannya kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) pada pencarian korban longsor di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii di Bandung, Senin, mengatakan dalam operasi pencarian hari ini telah ditemukan empat jenazah hingga pukul 13.00 WIB dan sekitar 61 korban lainnya diperkirakan masih tertimbun.
“Jumlah korban yang berhasil dievakuasi hari ini sebanyak empat jenazah, sehingga total korban yang diserahkan berjumlah 29 sejak pertama kali operasi SAR dilaksanakan,” katanya.
Selengkapnya baca di sini
Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca.
Kemenhut kerahkan Manggala Agni padamkan karhutla di Sumatra
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) telah mengerahkan Manggala Agni untuk melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Riau.
Kepala Balai Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera Wilayah Sumatera Ferdian Krisnanto dalam pernyataan dikonfirmasi dari Jakarta, Senin, mengatakan saat ini wilayah Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, dan sebagian wilayah Sumatera Selatan, yaitu Kabupaten Musi Banyuasin rawan karhutla karena peningkatan titik panas dan potensi kekeringan pada musim kemarau.
"Untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan saat ini sudah dimulai operasi patroli pencegahan di Riau. Patroli ini digunakan untuk mendeteksi kondisi lapangan lebih awal, memperkuat koordinasi sehingga informasi lapangan terutama dari masyarakat akan lebih cepat sehingga mempercepat respons apabila ada kejadian. Kemudian untuk cek kondisi bahan bakaran, potensi sumber air dan isu terkait karhutla di masyarakat," kata dia.
Selengkapnya baca di
Badan Geologi: Longsor Cisarua kombinasi geologi purba-air tanah jenuh
Badan Geologi mengungkapkan tragedi gerakan tanah yang menimbun 30 hektare lahan di Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat, bukan sekadar bencana hidrometeorologi biasa, tapi ada kombinasi geologi purba dan kejenuhan air tanah.
Plt Kepala Badan Geologi Lana Saria di Bandung, Senin, menjelaskan, berdasarkan analisis mendalam, menunjukkan adanya kombinasi fatal antara struktur geologi purba yang rapuh dan kejenuhan air tanah yang memicu kegagalan lereng di kawasan cukup padat penduduk tersebut.
"Karakteristik tanah di lokasi kejadian, sebuah bom waktu geologis yang akhirnya meledak," kata Lana.
Berdasarkan analisis data sekunder dan deskwork terkini, Lana menjelaskan lokasi bencana yang berada di koordinat LS 6,796861° dan BT 107,539694° ini berdiri di atas satuan batuan Formasi Endapan Gunungapi Tua Tidak Terpisahkan (QVu).
Selengkapnya baca di sini
Kemenag prioritaskan pendidikan rehabilitasi-rekonstruksi Sumatera
Kementerian Agama menetapkan sektor pendidikan keagamaan sebagai prioritas utama dalam rencana aksi rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Dari sisi Kemenag, anggaran dan surat perintah pelaksanaan sudah siap. Saat ini kami menunggu eksekusi teknis lapangan, terutama terkait akses jalan dan jembatan yang masih rusak,” ujar Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam rapat koordinasi nasional yang digelar di Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, Senin.
Dalam rapat tersebut, Menag memaparkan ada 562 madrasah, 1.033 pesantren, dan 17 perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) menjadi sasaran rehabilitasi prioritas akibat kerusakan infrastruktur pasca bencana.
Selengkapnya baca di sini
Tim SAR kerahkan sembilan alat berat cari 65 korban Longsor Cisarua
Tim Search and Rescue (SAR) gabungan melanjutkan proses pencarian terhadap 65 korban longsor yang masih tertimbun di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Senin (26/1).
Direktur Operasi Badan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Yudhi Bramantyo di Bandung, Senin, mengatakan bahwa pihaknya mengerahkan sembilan alat berat dan tujuh alat pompa air untuk membantu proses evakuasi
“Jadi, hari ketiga ini kita akan melakukan operasi seperti sebelumnya. Untuk hari ini, kita akan mengerahkan sembilan alat berat (excavator) dan tujuh alat alkon (pompa air),” katanya.
Selengkapnya baca di sinisini
Basarnas perkirakan masih ada 61 korban tertimbun longsor Cisarua
Tim SAR gabungan menyebut telah mengevakuasi 29 jenazah korban longsor Cisarua dan menyerahkannya kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) pada pencarian korban longsor di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii di Bandung, Senin, mengatakan dalam operasi pencarian hari ini telah ditemukan empat jenazah hingga pukul 13.00 WIB dan sekitar 61 korban lainnya diperkirakan masih tertimbun.
“Jumlah korban yang berhasil dievakuasi hari ini sebanyak empat jenazah, sehingga total korban yang diserahkan berjumlah 29 sejak pertama kali operasi SAR dilaksanakan,” katanya.
Selengkapnya baca di sini




