Dorong Kesiapan Kerja Generasi Muda, Program GoTeach DHL Jangkau Lebih dari 230 Anak Muda

disway.id
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Memasuki tahun ke-11, program GoTeach DHL di Indonesia mencatatkan pencapaian penting sepanjang 2025. 

Program ini melibatkan lebih dari 230 anak muda berusia 15 hingga 24 tahun dari Banda Aceh, Meulaboh, Medan, Jakarta, Lembang, Semarang, Yogyakarta, Bali, dan Flores, yang merupakan cakupan wilayah terluas sepanjang sejarah pelaksanaan program. 

BACA JUGA:Indonesia Setor Rp16,9 T ke Dewan Perdamaian, Menlu: Ini Bukan Biaya Keanggotaan

BACA JUGA:30 Tahun Mengabdi, Sang Anak Ceritakan Ketulusan Guru SD di Tangsel dalam Mendidik, Tapi Malah Dilaporkan ke Polisi

Lebih dari 40 relawan dari DHL Express, DHL Global Forwarding, dan DHL Supply Chain secara sukarela menyumbangkan lebih dari 2000 jam, mencakup kegiatan mengajar, fasilitasi, serta lokakarya perencanaan karier.

 

Diluncurkan secara global pada 2010, GoTeach merupakan program DHL yang bertujuan meningkatkan peluang kerja bagi generasi muda, khususnya mereka yang berasal dari latar belakang sosial ekonomi kurang beruntung. Program ini menjadi pilar utama dari tujuan DHL Group, yaitu “Connecting people, improving lives”. 

DHL Group juga baru saja memperpanjang kemitraannya selama lima tahun ke depan hingga 2030 dengan Teach For All dan SOS Children’s Villages.

Di Indonesia, DHL bermitra dengan SOS Children’s Villages dan menyelenggarakan berbagai lokakarya keterampilan serta program pendampingan bagi anak muda di lingkungan SOS Children’s Villages untuk membantu mereka mempersiapkan transisi menuju dunia kerja. Program GoTeach mulai diimplementasikan di Indonesia sejak 2014.

Pada 2025, DHL menggandeng berbagai perusahaan dan mitra lokal, termasuk Berkat Lentera Kecil, Dibimbing, Merck, Yayasan Berani Bermimpi, serta para profesional di bidang kesehatan mental dan perencanaan keuangan, untuk menyusun kurikulum yang komprehensif. 

Materi yang diberikan berfokus pada pengembangan diri, kesiapan kerja, literasi digital, serta wawasan mengenai sektor-sektor dengan potensi pertumbuhan tinggi.

Para peserta mengikuti delapan sesi virtual terstruktur untuk memastikan setiap anak muda mendapatkan materi pembelajaran yang sama, tanpa terbatas oleh lokasi geografis. 

BACA JUGA:DHL Express Masuk 3 Besar Best Workplaces di Asia: Bukti Satu Dekade Sebagai Tempat Kerja Impian

Program ini juga dilengkapi dengan kegiatan mentoring, di mana para relawan berperan sebagai mentor guna memperdalam interaksi dan kolaborasi.

Untuk mendorong pembelajaran berkelanjutan, DHL meluncurkan perpustakaan pembelajaran daring yang memungkinkan para peserta mengakses kembali materi pelatihan, mempelajari modul tambahan, serta mengembangkan keterampilan sesuai kebutuhan masing-masing. 

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Terungkap! Mayat Perempuan Dibakar di Lombok Barat Ternyata Dibunuh Anak Kandung
• 11 jam lalurctiplus.com
thumb
Bak Koboi Acungkan Senjata ke Warga, Kades yang Viral di Paluta Ditangkap Polisi
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
Fit and Proper Test, Komisi II Tetapkan Herry Susanto sebagai Ketua Ombudsman RI Periode 2026-2031
• 22 jam lalurealita.co
thumb
Kisah Pilu Karyawan China Kerja Diminta Revisi di Hari Kematiannya
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Penjelasan Lengkap Ketua Komisi III DPR soal Pemilihan Adies Kadir Hakim MK
• 9 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.