Polisi Sebut Obat Keras Kerap Disalahgunakan Pelaku Tawuran-Balap Liar

detik.com
10 jam lalu
Cover Berita
Kota Bekasi -

Polres Metro Bekasi Kota mengungkap kasus penyalahgunaan obat-obatan berbahaya (obaya) sejenis tramadol. Polisi mengatakan obat-obatan keras yang dijual ilegal itu kerap disalahgunakan pelaku tawuran.

"Kalau kita ketahui bahwasanya banyak permasalahan-permasalahan yang ada di Kota Bekasi ini antara lain disebabkan oleh obat-obatan keras tanpa izin edar tersebut," kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo Wahyu Bintoro dalam konferensi pers di Polres Metro Bekasi Kota, Selasa (27/1/2026).

"Seperti ada permasalahan tawuran, kemudian juga ada balap liar. Ini indikasi-indikasi untuk meningkatkan adrenalin keberanian ini antara lain dengan konsumsi obat-obatan tersebut," sambungnya.

Baca juga: 13 Warung di Bekasi Nyamar Jual Tramadol: 17 Orang Dibekuk, 12 Ribu Pil Disita

Kusumo mengungkap transaksi jual-beli tramadol salah satunya terjadi di media sosial (medsos). Dari penyelidikannya, para pembeli cenderung tertarik dengan harga murah dan efek signifikan yang ditawarkan.

"Satu kantong ini paling hanya sekitar Rp 5.000-an yang kuning, kemudian ini, ini juga berapa ini? Rp 10.000 satu (butir) ini. Karena efeknya ya ini aja jadi lebih berani," terangnya.

Dalam kasus ini, polisi telah mengamankan 17 tersangka penjual obat keras dan menyita sebanyak 12.649 butir pil yang terdiri dari Tramadol, Trihexyphenidyl, dan Eximer. Belasan tersangka itu ditangkap usai polisi menindak belasan warung atau toko yang menjual obat-obatan keras secara ilegal.

Baca juga: Polda Metro Bekuk 2 Orang di Tangerang, Sita Narkoba Senilai Rp 42 M

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 435 juncto 138 ayat 2 dan 3, atau Pasal 436 ayat 2 Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun atau denda sebesar Rp 5 miliar.




(jbr/jbr)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Satgas PKH Berpeluang Jerat Perusahaan Lainnya Penyebab Bencana Sumatera
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
Asuransi Penyakit Kritis Zurich Life Sumbang 20% Premi Desember 2025
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Longsor Cisarua Hari Ke-4: 34 Korban Berhasil Diidentifikasi, Tim SAR Bawa 10 Kantong Jenazah
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Pramono Bakal Lakukan Pembebasan Lahan, Normalisasi Kali Cakung Lama
• 17 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Adies Kadir Jadi Hakim MK, Sari Yuliati Resmi Jabat Wakil Ketua DPR RI
• 20 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.