JAKARTA – Mantan Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menepis isu pengusaha minyak Riza Chalid mengintervensi proses penyewaan terminal BBM milik PT Orbit Terminal Merak (OTM). Ahok bahkan memastikan tidak mengenal Riza Chalid.
Hal tersebut disampaikan Ahok saat tanya jawab dengan terdakwa beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa, Muhammad Kerry Adrianto Riza, dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat.
“Pernah enggak, Pak, ada laporan kepada Pak Ahok bahwa Muhammad Riza Chalid itu memaksa sewa Terminal BBM Merak milik saya?” tanya Kerry kepada Ahok di ruang sidang, Selasa (27/1/2026).
“Saya tidak pernah. Kenal juga enggak pernah saya, Pak,” jawab Ahok.
Ahok menegaskan, bahwa selama menjabat di Pertamina, ia tidak pernah menerima laporan terkait dugaan intervensi Riza Chalid, termasuk dalam proses penyewaan terminal BBM milik PT OTM.
Politikus PDI Perjuangan itu justru mempertanyakan pihak-pihak yang menyebut Riza Chalid mengintervensi Pertamina. Sebab, menurut Ahok, sistem pengawasan di perusahaan pelat merah tersebut sangat ketat.
“Enggak pernah, lho. Itu cuma orang ngomong di media. Saya juga heran, sekuat apa sih beliau sampai bisa intervensi? Itu kan (Pertamina) penjagaannya begitu ketat,” kata Ahok usai sidang.