Basarnas Ungkap Kronologi Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire

kompas.tv
9 jam lalu
Cover Berita
Warga berupaya menolong penumpang dan crew pesawat Smart Air jenis caravan PK-SNS tujuan Kaimana, di logpond Kaladiri, Nabire yang jatuh karena mengalami gagal take off atau kehilangan daya angkat (stall), Selasa (27/1) sekitar jam. 12.45 WIT. (Sumber: ANTARA/HO/Dokumentasi)

NABIRE, KOMOPAS.TV - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) membeberkan kronologi insiden pesawat Smart Air yang jatuh di perairan Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Peristiwa ini dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa, setelah seluruh penumpang dan awak pesawat berhasil diselamatkan.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Muh Syafii, menjelaskan insiden bermula sekitar pukul 12.00 WIT. Saat itu, sistem pemantauan Basarnas mendeteksi sinyal darurat dari Emergency Locator Transmitter (ELT) pesawat melalui Local User Terminal (LUT) Basarnas. Informasi tersebut kemudian diteruskan oleh Basarnas Command Center kepada seluruh unsur terkait.

Menurut Syafii, pesawat Smart Air tersebut awalnya lepas landas dari Nabire untuk menjalankan misi penerbangan. Namun, di awal perjalanan kru mendapati kondisi pesawat tidak normal sehingga memutuskan kembali ke bandara keberangkatan atau return to base (RTB).

Baca Juga: Update Pesawat Smart Air Jatuh di Pantai Nabire, Diduga karena Gagal Take Off

Masalah justru muncul ketika pesawat dalam perjalanan kembali ke aerodrome. Di tengah penerbangan, tenaga mesin pesawat dilaporkan menurun drastis hingga akhirnya kehilangan daya. Kondisi itu memaksa pilot melakukan pendaratan darurat atau ditching di perairan sebelum mencapai bandara.

“Pesawat berangkat dari Nabire mau melaksanakan mission, karena ada kondisi yang tidak normal akhirnya memutuskan untuk Return to Base (RTB). Dan selama proses perjalanan kembali ke aerodrome, ternyata terjadi semacam ada power yang drop, jadi lost power. Sehingga pesawat harus melaksanakan ditching di danau atau di air sebelum sampai di bandara,” ujar Muh Syafii kepada KompasTV, Selasa (27/1).

Ia memastikan seluruh kru dan penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat. Total terdapat 13 orang di dalam pesawat saat insiden terjadi. Proses penyelamatan berjalan lancar setelah sinyal darurat terdeteksi dan koordinasi cepat dilakukan oleh Basarnas.

“Dan alhamdulillah seluruh korban bisa terselamatkan. Ada 13 orang, kru dan penumpang,” kata Syafii.

Baca Juga: Pesawat Smart Air Tujuan Kaimana Mendarat Darurat di Laut! | SAPA MALAM

Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Basarnas
  • Pesawat Jatuh
  • Smart Air
  • Nabire
  • Papua Tengah
  • Kecelakaan Pesawat
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Wanita di Ponorogo yang Tewas di Rumahnya Diduga Dibunuh Anaknya
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
RI Diminta 1 Miliar Dolar demi Jadi Anggota BoP, Buya Anwar: Kalau Duit Cekak, Sesuaikan Kantong
• 1 jam lalurepublika.co.id
thumb
BRI Super League: Cegah Pemalsuan, Panpel Persik Pakai Tiket Gelang untuk Laga Kontra Bali United
• 9 jam lalubola.com
thumb
Gangguan Pencernaan, Inul Daratista Pingsan Hingga Dilarikan ke UGD
• 20 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Polres Metro Bekasi Kota Sita 12.649 Butir Obat Keras Ilegal, 17 Penjual Ditangkap
• 16 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.