Pasar saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, ditutup bervariasi pada penutupan perdagangan Selasa (27/1), dengan salah satu indeks saham menyentuh rekor intraday tertinggi tahun ini.
Mengutip Reuters pada Rabu (28/1), indeks S&P 500 naik 30,56 poin atau 0,44 persen ke level 6.980,77, sekaligus mencetak rekor intraday. Indeks Nasdaq Composite melonjak 230,37 poin atau 0,98 persen ke posisi 23.831,86. Namun, indeks Dow Jones Industrial Average justru anjlok 481,93 poin atau 0,98 persen ke 48.930,47.
Pelemahan Dow terutama disebabkan oleh anjloknya saham UnitedHealth Group hampir 20 persen, setelah perusahaan tersebut menyatakan pendapatan tahun 2026 diperkirakan menyusut.
Penurunan saham UnitedHealth berkontribusi sekitar 430 poin terhadap total pelemahan Dow. Saham-saham asuransi kesehatan lainnya juga melemah setelah pemerintah AS mengajukan proposal penggantian Medicare untuk tahun 2027 yang lebih rendah dari ekspektasi pasar.
Sementara itu, saham Boeing turun sekitar 2 persen, meskipun perusahaan tersebut melaporkan kinerja keuangan terbarunya. Perhatian investor juga tertuju pada laporan United Parcel Service (UPS), yang mengumumkan rencana pemangkasan hingga 30.000 pekerjaan operasional sepanjang tahun 2025 sebagai bagian dari efisiensi bisnis.
Pasar kini menantikan laporan keuangan dari saham-saham teknologi raksasa yang tergabung dalam kelompok “Magnificent Seven”, termasuk Microsoft, Apple, Tesla, dan Meta Platforms, serta pernyataan kebijakan moneter Federal Reserve yang dijadwalkan dirilis pada Rabu hari ini.
"Kita memiliki kesempatan untuk melihat apakah investor setuju dengan peningkatan belanja modal (Capex) untuk mengejar impian AI. Meta, belakangan ini, belum mendapatkan imbalan atas peningkatan belanja modalnya," kata Ahli strategi pasar di B. Riley Wealth, Art Hogan.
Di tingkat global, indeks saham dunia MSCI naik 7,73 poin atau 0,74 persen ke level 1.051,90, dan berada di jalur penguatan selama lima sesi berturut-turut, yang merupakan rentetan terpanjang sepanjang tahun ini.
Di Eropa, indeks STOXX 600 ditutup naik 0,58 persen, dengan saham perbankan melonjak 1,8 persen dan menjadi penopang utama.





