Tiga dari empat rekrutan anyar Persebaya Surabaya pada paruh kedua Super League, telah diturunkan dalam laga melawan PSIM Yogyakarta pada pekan ke-18 lalu. Satu di antaranya bahkan mencetak gol. Ia adalah Bruno Paraiba.
Pemain asal Brasil itu memulai pertandingan dari bangku cadangan. Ia baru merumput pada menit ke-71 menggantikan Gali Freitas. Pada saat yang bersamaan, Persebaya juga menurunkan satu pemain anyar lainnya, yakni Pedro Matos.
Baru tiga menit merumput, Bruno Paraiba langsung mencetak gol. Ia memaksimalkan umpan Jefferson untuk menggetarkan gawang PSIM. Persebaya menang 3-0 di laga ini.
Bernardo Tavares head coach Persebaya menegaskan bahwa kontribusi pemain tidak semata-mata diukur dari gol yang dicetak. Menurutnya, peran kolektif seluruh pemain menjadi kunci keberhasilan tim.
“Bagi saya, semua pemain itu penting. Bukan hanya mereka yang mencetak gol, tetapi juga pemain yang mencegah lawan mencetak gol,” ujar Tavares.
Ia juga menilai debut Bruno sebagai momen krusial, meski kondisi fisik sang pemain belum sepenuhnya ideal. “Ini pertama kalinya dia bermain dan kondisinya belum 100 persen,” ujarnya.
Hanya saja, ia menyebut bahwa Persebaya masih memiliki masalah fisik pada beberapa pemain. Tavares berharap dukungan dari tim medis dapat membantu mempercepat pemulihan pemain. Ia juga menyoroti pentingnya fasilitas pemulihan yang memadai bagi skuad Persebaya.
“Kami berharap departemen medis bisa membantu, dan kami juga berharap memiliki fasilitas recovery yang lebih baik karena itu sangat krusial bagi para pemain,” tegasnya.
Selanjutnya, Persebaya akan kembali merumput di kandang sendiri, Stadion Gelora Bung Tomo pada Minggu (1/2/2026). Bajul Ijo akan menghadapi Dewa United. (saf/ipg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5485056/original/065319800_1769493608-Puspen_Kemendagri.jpeg)
