Toyota Minta Maaf Konsumen Tunggu Lama Veloz Hybrid

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

PT Toyota-Astra Motor (TAM) menyampaikan permohonan maaf kepada konsumen terkait lamanya waktu tunggu pengiriman Toyota Veloz Hybrid. Model elektrifikasi tersebut sejatinya sudah dibuka pemesanannya sejak akhir 2025 lalu.

Kondisi inden yang cukup panjang membuat sebagian konsumen mempertanyakan kepastian pengiriman unit ke tangan pelanggan. Apalagi, Veloz Hybrid menjadi salah satu model hybrid Toyota yang paling ditunggu untuk segmen MPV keluarga.

Menanggapi hal tersebut, Toyota akhirnya mulai membuka informasi terkait jadwal distribusi kendaraan. Langkah ini dilakukan agar konsumen memiliki kepastian dan merasa lebih nyaman selama masa penantian.

“Kami meminta maaf kepada konsumen karena menunggu cukup lama, tapi Toyota akan berusaha semaksimal mungkin agar pengirimannya bisa lebih cepat, khususnya buat mereka yang sudah pre-booking,” ujar Vice President PT Toyota-Astra Motor (TAM), Henry Tanoto, di Jakarta, Senin (26/1/2026).

Lebih lanjut, Toyota memastikan pengiriman unit Veloz Hybrid akan mulai dilakukan dalam waktu dekat. Distribusi tersebut akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan antrean pemesanan yang sudah masuk.

“Jadi nanti secara bertahap kami akan mulai kirimkan Toyota Veloz Hybrid mulai Februari 2026,” lanjut Henry.

Dengan dimulainya pengiriman pada Februari, Toyota berharap konsumen bisa segera memanfaatkan Veloz Hybrid untuk kebutuhan mobilitas harian. Termasuk di antaranya digunakan untuk perjalanan mudik Lebaran 2026.

Toyota Veloz Hybrid sendiri diposisikan sebagai MPV ramah lingkungan yang menawarkan efisiensi bahan bakar lebih baik. Kehadiran model ini sekaligus memperkuat komitmen Toyota dalam memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi di pasar Indonesia.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mensos Aktifkan Lagi Ribuan Penerima Bansos Terlibat Judol Sambil Diawasi
• 12 jam laludetik.com
thumb
Jadwal Liga Champions 2025/26: PSG vs Newcastle, Napoli Tantang Chelsea
• 6 jam lalugenpi.co
thumb
DPR Setuju Polri Tetap di Bawah Presiden, Bukan Kementerian
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Tok! DPR Sepakat Ganti Usulan Hakim MK dari Inosentius Jadi Adies Kadir
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Enggak Ribet, Begini Cara Daftar Antrean KJP Pasar Jaya untuk Sembako Bersubsidi
• 15 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.