PT Toyota-Astra Motor (TAM) menyampaikan permohonan maaf kepada konsumen terkait lamanya waktu tunggu pengiriman Toyota Veloz Hybrid. Model elektrifikasi tersebut sejatinya sudah dibuka pemesanannya sejak akhir 2025 lalu.
Kondisi inden yang cukup panjang membuat sebagian konsumen mempertanyakan kepastian pengiriman unit ke tangan pelanggan. Apalagi, Veloz Hybrid menjadi salah satu model hybrid Toyota yang paling ditunggu untuk segmen MPV keluarga.
Menanggapi hal tersebut, Toyota akhirnya mulai membuka informasi terkait jadwal distribusi kendaraan. Langkah ini dilakukan agar konsumen memiliki kepastian dan merasa lebih nyaman selama masa penantian.
“Kami meminta maaf kepada konsumen karena menunggu cukup lama, tapi Toyota akan berusaha semaksimal mungkin agar pengirimannya bisa lebih cepat, khususnya buat mereka yang sudah pre-booking,” ujar Vice President PT Toyota-Astra Motor (TAM), Henry Tanoto, di Jakarta, Senin (26/1/2026).
Lebih lanjut, Toyota memastikan pengiriman unit Veloz Hybrid akan mulai dilakukan dalam waktu dekat. Distribusi tersebut akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan antrean pemesanan yang sudah masuk.
“Jadi nanti secara bertahap kami akan mulai kirimkan Toyota Veloz Hybrid mulai Februari 2026,” lanjut Henry.
Dengan dimulainya pengiriman pada Februari, Toyota berharap konsumen bisa segera memanfaatkan Veloz Hybrid untuk kebutuhan mobilitas harian. Termasuk di antaranya digunakan untuk perjalanan mudik Lebaran 2026.
Toyota Veloz Hybrid sendiri diposisikan sebagai MPV ramah lingkungan yang menawarkan efisiensi bahan bakar lebih baik. Kehadiran model ini sekaligus memperkuat komitmen Toyota dalam memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi di pasar Indonesia.




