Babak Baru Emiten Hashim (WIFI): Kantongi Lisensi FWA, Siap Jual Internet Rakyat

katadata.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

Emiten terafiliasi Hashim Djojohadikusumo melalui PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge memasuki babak baru. Perusahaan mengumumkan telah menuntaskan uji laik operasi dan memperoleh lisensi operasional untuk layanan Fixed Wireless Access (FWA) dan siap meluncurkan produk Internet Rakyat. 

Uji laik ini adalah proses yang harus dilalui WIFI melalui anak usahanya, PT Telemedia Komunikasi Pratama setelah berhasil memenangkan lelang pita frekuensi 1,4 Ghz pada Oktober 2025. Pengujian mencakup performa jaringan, stabilitas dan kualitas koneksi, keandalan sistem, serta kesiapan infrastruktur.

Hasilnya melampaui standar minimum Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan menunjukkan kecepatan unduh hingga 100 Mbps. Produk Internet Rakyat yang akan disediakan WIFI pun dapat segera dikomersialkan.

Internet Rakyat adalah layanan WIFI berbasis 5G Fixed Wireless Access berkecepatan tinggi. produk ini rencananya dijual dengan harga terjangkau Rp 100 ribu per bulan dengan kuota unlimited.

Direktur Utama Telemedia Komunikasi Pratama sekaligus Direktur WIFI Shannedy Ong menegaskan, perusahaan berkomitmen dalam pemerataan akses internet terjangkau serta percepatan transformasi digital nasional.

“Terutama yang telah melakukan preregistration, dengan jumlah pendaftar yang saat ini sudah mencapai lebih dari 1,1 juta,” ujar Shannedy Ong, dalam keterangannya, Rabu (28/1). 

Shannedy menyatakan, layanan IRA–Internet Rakyat dirancang sebagai solusi konektivitas inklusif, cepat diterapkan, dan efisien dari sisi infrastruktur. Ia juga berharap layanan ini menjadi alternatif strategis untuk memperluas penetrasi internet nasional dan mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan publik digital.

“Seluruh rangkaian pengujian telah terbukti produk layanan memenuhi standar kualitas layanan, keandalan jaringan, serta ketentuan regulator yang berlaku, sehingga resmi memperoleh lisensi operasional,” ucap Shannedy.

Pemanfaatan pita frekuensi 1,4 GHz pada layanan FWA menjadikan IRA – Internet Rakyat sebagai implementasi komersial pertama di dunia yang menggunakan spektrum tersebut, sekaligus membuka ekosistem baru pengembangan FWA global. Shannedy menilai langkah ini ideal untuk memperluas akses internet terjangkau di wilayah padat penduduk dan area dengan keterbatasan infrastruktur kabel.

Makin Agresif

WIFI sebelumnya bekerja sama dengan PT Pos Properti Indonesia, mendapatkan lahan dan fasilitas sekitar 2.931 titik aset di berbagai wilayah strategis dari Pos Properti Indonesia. 

PT Pos Properti Indonesia merupakan anak usaha dari PT Pos Indonesia (Persero) yang berfokus pada pengembangan aset properti. Pos Properti Indonesia menjalankan lima unit bisnis utama, building management, hospitality business, property leasing, real estate development, serta design and construction. 

Nantinya, aset tersebut akan dimanfaatkan sebagai lokasi pembangunan infrastruktur jaringan, mulai dari pemasangan tiang Base Transceiver Station (BTS), penempatan perangkat Optical Line Terminal (OLT), hingga penggunaan ruang atau gedung untuk penyimpanan material.  

Lantas, akankah skema kerja sama WIFI dan Pos Properti Indonesia memperluas pangsa pasar internet rakyat?  

Direktur Utama PT Solusi Sinergi Digital Tbk, Yune Marketatmo mengatakan seluruh lokasi kantor pos yang menjadi potensi kerja sama berada di area strategis. Kantor pos tersebut terletak di sentra-sentra kota dan tersebar hingga ke seluruh pelosok Indonesia.

Selain faktor lokasi, Yune menilai ketersediaan ruang di aset-aset tersebut juga memadai untuk mendukung ekspansi bisnis perusahaan. Ruang tersebut dapat dimanfaatkan untuk pemasangan menara fixed wireless access (FWA) untuk layanan internet rakyat. 

Ia juga menyebut sekaligus untuk penempatan perangkat Optical Line Terminal (OLT) mendukung layanan fiber to the home (FTTH). Nantinya WIFI bakal mengoptimalkan dua lini bisnis sekaligus, yakni melalui anak usaha PT Telemedia Komunikasi Pratama.

“Dan kelebihannya lagi apa? Sudah siap semua. Jadi tinggal kita pakai aja. Kalo bikin tower kan lama kan di ijinnya. Ini izinnya sudah ada karena kantornya sudah ada. Jadi ini cuma kecepatannya adalah bikin towernya aja, menaranya aja. Jadi akan cepat sekali. Dua minggu udah jadi ya,” ujar Yune kepada wartawan di Jakarta, dikutip Senin (19/1).  

Yune menjelaskan tahap awal implementasi kerja sama akan difokuskan pada wilayah operasional perseroan. Untuk layanan fixed wireless access (FWA), perseroan akan memulai di Region 1 mencakup Jawa, Maluku, dan Papua. Sementara untuk layanan fiber to the home (FTTH), Yune menyebut cakupannya bersifat nasional. Namun, pada tahap awal, perseroan akan memprioritaskan wilayah tertentu. 

“FTTH nanti di Jawa dan Sumatra sama sebagian di Kalimantan yang kemarin sudah launching beberapa bulan kemarin,” katanya.  

Terkait efisiensi dari kerja sama itu, Yune menegaskan fokus utama WIFI bukan untuk penghematan biaya. Perhitungan bisnis perseroan,  dimulai dari harga jual agar bisa terjangkau bagi masyarakat.

“Jadi berapa harga yang harus kami berikan ke masyarakat supaya terjangkau dan bisa dibeli masyarakat. Dari biaya itu kami harus atur berapa cost-nya,” ujarnya.

Ia mengaku dengan bekerja sama dengan Pos Properti Indonesia, WIFI biasa mengontrol biaya. Dengan demikian meskipun menjual produk dengan harga terjangkau, Rp 100 ribu untuk FWA 100 Mbps atau Rp 100 ribu untuk FTTH 200 Mbps, perusahaan masih bisa profit.

 

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
6 Tips Trading Aman Biar Finansial Tetap Sehat di 2026
• 16 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Hector Souto Buka-bukaan Setelah Timnas Futsal Indonesia Pesta 5 Gol atas Korea Selatan di Piala Asia 2026
• 19 jam lalubola.com
thumb
Menantu Artis Senior Firdha Razak Diduga Poliandri, Ibunda Nakula Sadewa Sampai Colek Hotman Paris: Emang Boleh?
• 10 jam lalugrid.id
thumb
Atlet Bukan Sekadar Juara, Negara Wajib Jamin Hidupnya
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
Polisi Fasilitasi Restorative Justice soal Kasus Guru Dilaporkan Wali Murid di Tangsel
• 2 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.