Jakarta (ANTARA) - Beragam peristiwa bidang ekonomi terjadi pada Selasa (27/1), mulai dari Pemerintah pangkas kuota BBM subsidi untuk 2026 hingga Purbaya belum berencana terapkan pajak marketplace.
Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca:
Pemerintah pangkas kuota BBM subsidi untuk 2026
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memangkas kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk 2026, dengan kuota untuk Pertalite turun 6,28 persen dan solar bersubsidi turun 1,32 persen.
Baca selengkapnya di sini
Purbaya perlebar defisit demi cegah krisis ekonomi 1998 terulang
Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pihaknya sengaja memperlebar defisit anggaran hingga mendekati ambang batas 3 persen guna mencegah terulangnya krisis ekonomi 1997-1998.
Baca selengkapnya di sini
Bappenas optimis kakao dapat tingkatkan kesejahteraan petani
Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Wakil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Febrian Alphyanto Ruddyard optimis kakao dapat menjadi komoditas strategis yang meningkatkan kesejahteraan petani.
Baca selengkapnya di sini
Purbaya sebut Juda Agung calon kuat Wakil Menteri Keuangan baru
Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menyebut mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Juda Agung sebagai salah satu calon kuat untuk mengisi posisi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) yang saat ini masih kosong.
Baca selengkapnya di sini
Purbaya belum berencana terapkan pajak marketplace
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa belum berencana menerapkan pemungutan pajak penghasilan (PPh) 22 oleh lokapasar (marketplace) terhadap pedagang daring dalam waktu dekat.
Baca selengkapnya di sini
Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca:
Pemerintah pangkas kuota BBM subsidi untuk 2026
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memangkas kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk 2026, dengan kuota untuk Pertalite turun 6,28 persen dan solar bersubsidi turun 1,32 persen.
Baca selengkapnya di sini
Purbaya perlebar defisit demi cegah krisis ekonomi 1998 terulang
Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pihaknya sengaja memperlebar defisit anggaran hingga mendekati ambang batas 3 persen guna mencegah terulangnya krisis ekonomi 1997-1998.
Baca selengkapnya di sini
Bappenas optimis kakao dapat tingkatkan kesejahteraan petani
Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Wakil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Febrian Alphyanto Ruddyard optimis kakao dapat menjadi komoditas strategis yang meningkatkan kesejahteraan petani.
Baca selengkapnya di sini
Purbaya sebut Juda Agung calon kuat Wakil Menteri Keuangan baru
Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menyebut mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Juda Agung sebagai salah satu calon kuat untuk mengisi posisi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) yang saat ini masih kosong.
Baca selengkapnya di sini
Purbaya belum berencana terapkan pajak marketplace
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa belum berencana menerapkan pemungutan pajak penghasilan (PPh) 22 oleh lokapasar (marketplace) terhadap pedagang daring dalam waktu dekat.
Baca selengkapnya di sini




