Jakarta, IDN Times- Dirjen Kesehatan Primer Kementerian Kesehatan, Maria Endang Sumiwi, menjelaskan pemerintah terus memperkuat kebijakan pemenuhan gizi melalui regulasi kesehatan nasional.
“Dalam lima tahun terakhir, prevalensi ibu hamil dengan kekurangan gizi berhasil turun dari 48 persen menjadi 27 persen. Namun ini belum cukup,” katanya dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) penyelenggaraan edukasi gizi serentak, dalam keterangan tertulis, Selasa (27/1/2026).




